Logo Header Antaranews Sumsel

Bangka Belitung kekurangan daging sapi

Minggu, 8 Juli 2012 20:39 WIB
Image Print
Bangka Belitung kekurangan daging sapi jelang Ramadhan dan Idul Fitri (FOTO ANTARA)
....Masalah ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya agar tidak sampai terjadi kelangkaan daging sapi, terutama pada saat Ramadhan dan Idul Fitri....

Sungailiat, Bangka (ANTARA Sumsel) - Provinsi Bangka Belitung masih kekurangan daging sapi sehingga perlu pasokan dari daerah lain, terutama menjelang Idul Fitri tahun ini, kata Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bangka, Agung Setiawan.

"Masalah ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya agar tidak sampai terjadi kelangkaan daging sapi, terutama pada saat hari raya keagamaan seperti Ramadhan dan Idul Fitri," katanya di Pangkalpinang, Minggu.

Menurut dia, pada hari raya keagamaan tersebut konsumsi daging sapi sangat tinggi sehingga aparat dinas terkait harus mampu menyediakan stok yang mencukupi.

Ia menjelaskan, biasanya meningkatnya permintaan daging itu secara otomatis berdampak pada kenaikan harga mencapai Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram atau lebih tinggi dibandingkan dengan harga di hari biasa kisaran Rp60 sampai Rp70 ribu per kg.

Adanya peningkatan permintaan yang berdampak pada kenaikan harga tersebut bukan hanya terjadi di Provinsi Babel saja, namun juga hampir di seluruh daerah di Indonesia khususnya menjelang perayaan keagamaan tersebut.

"Momen-momen adanya peningkatan permintaan daging sapi tentunya sudah dapat diprediksi pemerintah di setiap daerah di Babel, karena hal itu selalu terjadi setiap tahun dengan harapan ke depannya Bebel bisa sukses menjadi daerah swasembada daging," ujarnya.

Guna mengantisipasi kekurangan stok daging dalam negeri, maka pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan pada pertengahan Juli 2012 berencana mengimpor daging segar dari beberapa negara seperti Malaysia, New Zeland dan lainnya mencapai 8.300 ton untuk memenuhi kebutuhan hingga September mendatang.

Ia mengatakan, upaya lain yang dapat dilakukan Pemprov Babel untuk memenuhi kebutuhan daging dalam daerah adalah dengan menggalakkan masyarakat beternak sapi, sehingga semakin banyak masyarakat beternak akan mampu memenuhi permintaan konsumsi masyarakat.

"Ini adalah tugas dari seluruh pemerintah daerah khususnya Gubernur Babel untuk menyelaraskan seluruh daerah agar menjadikan peternakan sapi sebagai salah satu prioritas utama, karena hingga saat ini Babel belum memiliki masyarakat yang mempu mengembangkan usaha peternakan sapi dalam skala besar," ujarnya.(Ant)



Pewarta:
Editor: AWI-SEO&Digital Ads
COPYRIGHT © ANTARA 2026