Logo Header Antaranews Sumsel

Sumsel siap kompetisi U-15

Kamis, 21 Juni 2012 09:05 WIB
Image Print
Ilustrasi kesiapan tim sepakbola usia 15 tahun (Foto Antara)
....PSSI Sumsel tetap menjalankan kompetisi usia 15 dan usia 18 meski tidak mendapatkan arahan dari pengurus pusat....

Palembang (ANTARA Sumsel) - PSSI Sumatera Selatan menyatakan akan menggelar kompetisi usia di bawah 15 tahun atau Under-15 di Muara Enim, 25 Juni-1 Juli 2012, kata ketua bidang pembinaan usia muda Rusdi Alam di Palembang, Kamis.

"Seluruh kabupaten/kota di Sumsel akan mengirimkan satu tim terbaik pada kompetisi U-15 nanti, karena pengurus PSSIdi daerah terbilang aktif sehingga mampu menyiapkan tim untuk mengikuti kompetisi tahunan itu," katanya.

"Masalah tim yang dikirim, kami serahkan sepenuhnya kepada pengurus kabupaten/kota apakah penjaringan melalui seleksi secara individual atau menggelar kompetisi di wilayahnya masing-masing," katanya.

Ia mengharapkan, setiap kabupaten/kota mengirimkan tim terbaik karena ajang kompetisi U-15 itu merupakan seleksi daerah untuk mewakili Sumsel ke tingkat nasional.

"Pemain-pemain terbaik yang berhasil menjuarai kompetisi tingkat nasional berpeluang memperkuat Tim Nasional U-15 yang akan berlatih di Uruguay," katanya.

Sementara, Ketua PSSI Sumsel MC Baryadi mengatakan organisasinya tetap menjalankan program kerja meski telah dibekukan oleh pengurus pusat beberapa waktu lalu.

"Kami tidak mengetahui dengan pasti alasan PSSI pimpinan Djohar Arifin membekukan kepengurusan Sumsel beserta 27 Pengurus Provinsi lainnya, tapi yang jelas hal itu tidak menghentikan program kerja yang telah dirancang, terutama untuk pembinaan usia muda," ujarnya.

PSSI Sumsel tetap menjalankan kompetisi usia 15 dan usia 18 meski tidak mendapatkan arahan dari pengurus pusat.

Kisruh dalam organisasi membuat beberapa program kerja tingkat pusat tidak sampai ke daerah sehingga sejumlah kompetisi yang rutin dilakukan menjadi terhenti.

"Saat ini kami berdiri berdasarkan bendera Pengurus Provinsi saja tanpa embel-embel pusat dalam menjalankan program pembinaan usia muda. Jika mengikuti perkembangan saat ini bisa-bisa PSSI Sumsel vakum total padahal kami juga memiliki tanggung jawab moral dengan masyarakat," katanya.

Menurutnya, kompetisi Under-18 telah bergulir di Muara Enim, kemudian pada putaran berikutnya digelar di Palembang.

"Sejak dua tahun terakhir sama sekali tidak ada arahan dari pusat mengenai kompetisi usia muda sehingga kami berinisiatif sendiri saja," ujarnya.

Ia menilai PSSI pimpinan Djohar Arifin melabrak statuta FIFA sehingga menimbulkan pertentangan dalam organisasi.

"Kita tunggu saja hasil keputusan FIFA pada 15 Juli mendatang, siapa yang dianggap benar maka itu yang diikuti," katanya. (Dolly)



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026