
Dahlan Iskan: Wartawan berkadar 24 karat

....Menteri BUMN Dahlan Iskan menyatakan, jika seseorang petugas wartawan dinilai berkompeten layanilah dengan baik tidak usah takut-takut, karena berita dihasilkan pastilah yang baik-baik....
Palembang (ANTARA Sumsel) - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan menyatakan, di kalangan wartawan untuk mengetahui kompetensinya dibedakan dalam kelompok istilahnya " kadar 24 karat", kalau kadarnya 24 karat artinya kemampuannya sudah teruji dan setiap liputan berita dihasilkan pasti yang baik-baik.
Oleh karena itu nara sumber katakanlah petugas humas di suatu dinas instansi harus bisa membedakan mana wartawan kompeten (kadar 24 karat-red) dan tidak berkadar sama sekali, sebelum melayani dan memberikan keterangan yang dibutuhkan, kata Dahlan Iskan ketika memberikan kuliah umum pada pembukaan Pendikan dan Pelatihan Wartawan tingkat Madya di Palembang, Senin.
Ia menyarankan, jika wartawan tersebut dinilai berkompeten layanilah dengan baik tidak usah takut-takut.
Dahlan Iskan menyampaikan hal tersebut ketika menjawab salah satu penanya dari humas dinas instansi di lingkungan Pemprov Sumsel yang sering menemui wartawan tidak puas atas pelayanan diberikan.
Menurut Menteri BUMN kelahiran Magetan, Jawa Timur, 17 Agustus 1951 ini, selaku pejabat humas di salah satu dinas instansi, sebelum memberikan pelayanan kepada wartawan harus mengetahui dulu kompetensi yang bersangkutan.
"Pemahaman tersebut kalau saya istilahkan wartawan kadar 24 karat (istilah emas perhiasan-red), 20 karat 18 karat sampai tidak memiliki karat sama sekali," katanya.
Menurut dia, jika wartawan tersebut betul-betul berkadar 24 karat maka layanilah dengan baik tidak usah takut-takut, karena pasti berita dihasilkan adalah yang baik-baik.
Akan tetapi bila wartawan yang datang tersebut tidak ada karat sama sekali, terserah mau dilayani sesuai keinginan atau bahkan bila perlu bisa "dibohong-bohongi", tidak ada masalah, katanya.
Pembukaan Sekolah Jurnalistik Indonesia tersebut diikuti 32 peserta khususnya tingkat redaktur dari berbagai media cetak dan elektronik di Sumsel, berlangsung selama dua pekan.
Acara tersebut, selain dihadiri Menteri BUMN juga Wakil Gubernur Sumatera Selatan H Eddy Yusuf, Ketua PWI Pusat Margiono serta pejabat undangan lainnya.(M033)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
