Logo Header Antaranews Sumsel

Anak miskin bisa masuk SD RSBI

Jumat, 8 Juni 2012 11:09 WIB
Image Print
Pembelian seragam sekolah RSBI (Foto antarasumsel.com/Nila)
"Siapa saja boleh belajar di Sekolah Dasar Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (SD RSBI), asalkan lulus dalam proses seleksi"....

Palembang (ANTARA Sumsel) - Anak-anak dari keluarga miskin ternyata juga mendapat kesempatan menjadi siswa Sekolah Dasar Negeri Rintisan Sekolah Berstandar Internasional asalkan lulus dalam proses seleksi, kata Kepala SD RSBI Negeri 179 Palembang Maulina.

"Siapa saja boleh belajar di Sekolah Dasar Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (SD RSBI) asalkan lulus dalam proses seleksi karena saat mengikuti tes tidak ada seorang pun yang diistimewakan," ujarnya di Palembang, Jumat.

Dinas Pendidikan Nasional Sumsel memberikan izin kepada sekolah berstatus RSBI memungut biaya pendidikan karena menerapkan metode pembelajaran yang berbeda.

Sementara, pihak sekolah diharuskan melakukan subsidi silang untuk membantu siswa dari golongan tidak mampu yang lulus seleksi.

"Cukup membawa keterangan tidak mampu dari kecamatan langsung gratis biaya sekolah termasuk juga dengan kebutuhan buku-buku pelajaran. Artinya, anggapan yang mengatakan hanya golongan menengah saja yang bisa sekolah di SD RSBI itu adalah tidak benar, sebagai bukti terdapat 20 siswa tidak mampu bersekolah di sini," ujarnya.

Pungutan biaya kepada siswa yang mampu diperuntukan bagi sejumlah kegiatan seperti les bahasa Inggris, les komputer, mengaji, dan sejumlah kegiatan luar sekolah.

"Jika dihitung jumlah Rp150 ribu per bulan itu sangat murah karena semua tercukupi dari les mata pelajaran hingga mengaji Iqro. Selain itu, setiap kelas ada dua guru, satu PNS dan satu pendamping yang bisa berbahasa Inggris," katanya.

Sekolah RSBI harus memenuhi aturan dalam jumlah siswa setiap kelas yakni 25 orang sehingga terpaksa dilakukan seleksi karena minat masyarakat relatif tinggi.

Pihaknya melakukan penjaringan ketat saat penerimaan siswa baru.

"Bisa dikatakan siswa yang memiliki nilai di atas delapan yang bisa masuk SD 179, karena satu-satunya sekolah berstandar ISO dan menjadi percontohan di Palembang. Jadi wajar saja jika keluarannya lebih unggul dari lulusan lain," ujarnya.

Selama menjalani pendidikan di SD RSBI itu, para siswa dituntut menguasai dua bahasa (Indonesia dan Inggris) untuk mata pelajaran IPA dan Matematika.(Dolli )



Pewarta:
Editor: M. Suparni
COPYRIGHT © ANTARA 2026