Logo Header Antaranews Sumsel

Badan penanaman modal usulkan tambahan dana

Kamis, 31 Mei 2012 19:56 WIB
Image Print

Palembang (ANTARA Sumsel) - Badan Promosi dan Perizinan Penanaman Modal Daerah Sumatera Selatan mengusulkan kepada pemerintah setempat penambahan dana kegiatan promosi dan kerja.

Kepala Badan Promosi dan Perizinan Penanaman Modal Daerah Sumsel, Permana di Palembang, Kamis mengatakan, pihaknya telah mengusulkan kepada pemerintah penambahan dana dari sisa lebih penggunaan anggaran APBD setempat yang nantinya diperuntukkan kegiatan promosi dan perizinan.

Hal ini karena investasi akan bertambah besar bila pelaksanaan promosi semakin dimaksimalkan.

Sehubungan itu, pihaknya mengusulkan supaya dana sisa lebih penggunaan anggaran lalu bisa dimanfaatkan tahun ini, katanya.

Mengenai besar dana yang diusulkan, menurut dia, hanya Rp800 juta.

Sebagaimana Badan Promosi dan Perizinan Penanaman Modal Daerah Sumsel mempunyai tugas besar dalam mengundang pengusaha, yakni untuk berinvestasi di provinsi yang sukses menjadi tuan rumah SEA Games XXVI tahun 2011 itu.

Jadi dengan adanya anggaran yang besar, berarti promosi serta perizinan dapat dimaksimalkan lagi, kata Permana.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga menargetkan investasi di daerah ini besarnya tiga kali dari APBD, sehingga memerlukan kerja keras dalam mempromosikan daerah.

Memang, target investasi tersebut optimistis dapat tercapai karena potensi daerah ini cukup besar.

Sumsel memiliki kekayaan sumber daya alam seperti batu bara, gas dan panas bumi, bila promosi dimaksimalkan maka investasi semakin besar, tambah dia.

Mengenai potensi tersebut, seperti batu bara Sumsel memiliki cadangan 22,24 miliar ton, dan hingga saat ini baru mampu dimanfaatkan rata-rata produksi kisaran 12 juta ton per tahun.

Di samping itu, potensi sumber daya perkebunan dengan komoditas andalan adalah karet dan kelapa sawit.

Luas areal perkebunan karet di Sumsel hingga saat ini tercatat hampir satu juta hektare, dan kelapa sawit kisaran 600 ribu hektare tersebar pada beberapa daerah penghasil seperti di Muaraenim, Ogan Komering Ulu, Musibanyuasin, Banyuasin, Ogan Koamering Ilir dan Musirawas. (U005)



Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026