
Petani blokade jalan pabrik gula

Palembang (ANTARA Sumsel) - Ratusan petani Sribandung Bersatu, Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan memblokade jalan akses menuju pabrik gula Cinta Manis milik PT Perkebunan Nusantara VII karena menuntut lahan mereka dikembalikan.
Kepala Divisi Pengembangan dan Pengorganisasian Rakyat Walhi Sumsel Hadi Jatmiko ketika dihubungi Kamis mengatakan petani tetap bertahan di lokasi sampai tuntutan mereka direalisasikan.
Saat ini petani mulai mematok lahan seluas 3.000 hektare milik mereka yang diklaim PTPN VII. Aksi tersebut telah berlangsung, sejak Senin (21/5) dengan memblokade jalan dan membangun tenda menuju pabrik gula itu.
Perjuangan warga tersebut telah dilaksanakan sejak puluhan tahun tetapi sampai kini belum ditanggapi baik dari perusahaan maupun mediasi pemerintah daerah.
Menurut dia, bukan hanya petani Sribandung yang telah memblokade jalan tersebut. Hingga malam ini ratusan massa dari empat desa tetangga juga bergabung menuntut hak atas lahan mereka yang dikuasai perusahaan sejak tahun 1982.
Koordinator Petani Sribandung Bersatu Abdul Muis mengatakan mereka tetap akan bertahan sampai tuntutan atas lahan yang dikuasai perusahaan perkebunan itu direalisasikan.
"Hari ini, kami telah mematok batas lahan yang dikuasai mereka seluas 3.000 hektare," kata dia.
Ia menambahkan, bukan hanya lahan yang dikuasai PTPN VII tetapi sungai yang melintasi desa mereka juga telah tercemar akibatnya ikan dan hewan lainnya tidak bisa bisa hidup. (Nila)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
