
Kemacetan di Bandarlampung makin parah

Bandarlampung (ANTARA Sumsel) - Titik kemacetan arus lalu lintas kendaraan bermotor di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung saat ini cenderung semakin bertambah dan kian parah, sehingga sangat dikeluhkan pengguna kendaraan dan warga setempat.
Sejumlah warga di Bandarlampung, Selasa, mengeluhkan titik kemacetan yang semula hanya berlangsung pada jam sibuk di jalan-jalan utama tertentu, saat ini kian meluas dan terjadi pada hampir semua jalan arteri di pusat Kota Bandarlampung itu.
Haryanti, pengguna sepeda motor di Bandarlampung, mengeluhkan kondisi kemacetan arus lalu lintas kendaraan yang semula masih terbatas di sekitar kawasan pusat belanja dan terminal, kini kian meluas ke jalan-jalan umumnya di kota itu.
Dia menyebutkan, kemacetan parah setiap jam sibuk maupun di luar jam sibuk kini kerap terjadi di jalan utama menuju Kampus Universitas Lampung di Gedongmeneng dari Kampus Universitas Bandarlampung di Labuhan Ratu, Kedaton, melewati Jl Zainal Abidin Pagaralam dan Jl Teuku Umar hingga menuju ke Terminal Rajabasa.
Pengguna sepeda motor lainnya, Syahrir, menyebutkan pula titik kemacetan parah setiap pagi, siang dan sore hingga malam kerap terjadi di ruas jalan simpang dari jalur dua kawasan Wayhalim Bandarlampung menuju depan kampus Teknokrat dan sekitarnya.
"Kemacetan parah juga kerap terjadi di simpang empat kawasan Wayhalim menuju arah Korpri dan Waykandis di Sukarame," kata dia lagi.
Beberapa ruas jalan lain yang semula tidak terjadi kemacetan, menurut para pengguna kendaraan itu, kini telah terjebak mengalami kemacetan parah pula hampir setiap hari.
Sejumlah pelajar dan mahasiswa yang kuliah di Bandarlampung dan harus menggunakan kendaraan angkutan umum mengeluhkan kondisi kemacetan itu, membuat mereka sering terlambat sampai di sekolah maupun kampus.
Begitupula para pengguna sepeda motor yang harus pergi bekerja dan sekolah atau kuliah, mengeluhkan harus menyiapkan berangkat lebih awal atau pulang lebih dulu atau lebih lambat, agar tidak terjebak kemacetan parah di jalan-jalan yang harus dilalui itu.
Mereka berharap, kemacetan arus lalu lintas itu dapat segera diatasi Pemkot Bandarlampung.
Sebelumnya, Wali Kota Bandarlampung, Herman HN menegaskan, memprogramkan pembangunan beberapa jalan layang (flyover) di jalan-jalan yang selalu mengalami kemacetan di daerah itu.
Pembangunan jalan layang itu, selain melebarkan jalan-jalan utama yang ada, diharapkan dapat mengurangi titik kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas di Bandarlampung. (B014)
Pewarta:
Editor: Indra Gultom
COPYRIGHT © ANTARA 2026
