
Hadapi PON, Judoka Sumsel latihan di Korea

Palembang (ANTARA Sumsel) - Pejudo Sumatera Selatan yang akan mengikuti Pekan Olahraga Nasional di Riau, 9--20 September 2012, berencana melakukan latihan di Korea dan Taiwan guna meningkatkan kemampuan atlet judo andalan provinsi itu.
Kepala Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumsel Djumadin Syafril di Palembang, Jumat, mengatakan bahwa cabang olahraga judo mengusulkan judokanya berlatih di dua negara tersebut.
Pihaknya telah mengajukan usulan tersebut ke negara tempat latihan, dan bila ada jawaban maka atlet itu akan berangkat ke luar negeri untuk berlatih sehingga prestasinya semakin bagus, ujar dia.
Menurut dia, tinggal menunggu surat dari pengurus olahraga di Korea tersebut, dan bila ada jawaban atlet tersebut segera berangkat.
Latihan tersebut, kata dia, memang program KONI Sumsel supaya atlet yang akan tampil pada pesta olahraga empat tahunan mendatang bisa mendapat medali emas sehingga daerah ini bisa tampil minimal lima besar.
Ia memamandang penting program latihan di dua negara itu mengingat lawan-lawannya asal provinsi lain relatif cukup berat. Oleh karena itu, pihaknya memprioritaskan atlet yang sudah lolos pesta olahraga itu berlatih di luar negeri agar mampu meraih medali emas pada PON mendatang.
Selain berlatih di dua negara itu, pihaknya juga mendatangkan pelatih asing untuk melatih judoka provinsi itu.
Ia mengatakan program latihan ke luar neger merupakan hasil keputusan rapat pengurus beberapa waktu lalu. Bagi judoka yang berpeluang mendapat medali ikut program tersebut supaya prestasinya tidak tersaingi di Indonesia.
"Jadi, bagi cabang olahraga yang atletnya bisa juara di kejuaraan nasional serta berpeluang mendapat medali akan mendapat prioritas berlatih ke negara luar," kata dia.
Atlet judo Sumsel yang dipersiapkan mengikuti PON itu berdasarkan data sebanyak tiga orang, di antaranya Peter Taslim dan Haros Manurung.
Sebelumnya perenang andalan Sumsel, M. Akbar Nasution, berlatih ke Singapura hingga menjelang keberangkatan menuju PON Riau. (ANT-U005)
Pewarta:
Editor: Yudi Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
