Logo Header Antaranews Sumsel

Perbaikan jalan TAA tak masuk APBD 2012

Senin, 9 Januari 2012 20:12 WIB
Image Print

Palembang, (ANTARA News) - Perbaikan jalan menuju pelabuhan laut Tanjung Api-Api tidak dianggarkan dalam APBD Sumatera Selatan tahun 2012, padahal kondisi jalan itu saat ini rusak parah yang diduga akibat angkutan batu bara.

Perbaikan jalan menuju pelabuhan laut Tanjung Api-Api tidak dianggarkan pada tahun 2012, kata Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Selatan, Najib Matjan di Palembang, Senin.

Menurut dia, kondisi jalan menuju Tanjung Api-Api itu sekarang ini rusak parah, padahal untuk membangunnya menggunakan dana APBD Sumsel yang hampir mencapai Rp500 miliar.

Sekarang dengan kondisinya yang rusak parah siapa yang dipersalahkan, mestinya penguasa angkutan batu bara harus ikut bertanggungjawab untuk memperbaiki, katanya.

Ia mengatakan, terkait dengan dermaga penyeberangan fery yang akan dipindahkan di Kawasan Tanjung Api-Api, sebaiknya sementara ini digunakan untuk angkutan barang dan mobil saja, sedangkan penumpang tetap melalui dermaga 35 Ilir.

"Kita harapkan pemerintah daerah bijak, kalau memang dermaga dialihkan di Tanjung Api-Api sebaiknya untuk angkutan barang dan mobil saja, sedangkan penumpang masih melalui dermaga 35 Ilir, sambil menunggu perbaikan jalan menuju TAA selesai," ujar dia.

Ia menyatakan, terkait dengan jalan TAA itu, ia menyatakan, sudah menghubungi Balai Besar Jalan dan Jembatan Sumsel, dan menurut mereka sebaiknya fasilitas tersebut dijadikan jalan negara, karena dengan begitu perbaikannya dapat menggunakan dana APBN.

Jadi, balai akan membantu melalui APBN kalau jalan itu diserahkan ke Pemerintah Pusat, sebab di Kawasan TAA nantinya dibuka pelabuhan Samudra, katanya.

Ia menjelaskan, untuk program pembangunan jalan menuju pelabuhan TAA, sebenarnya sudah sejak Gubernur Sumsel dijabat oleh H Ramli Hasan Basri, kemudian diteruskan H Rosiah Arsyad, dan dilanjutkan gubernur H Syahrial Oesman dan sekarang H Alex Noerdin.

Mengenai kondisi jalan di Sumsel, sekarang ini masih kelas tiga A, mestinya jalan menuju pelabuhan TAA itu kapasitasnya 50 ton bahkan seperti jalan pantura 100 ton boleh lewat, demikian wakil rakyat. (ANT/KR-SUS)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026