Muaradua (ANTARA) - Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan (Sumsel), terus berupaya membuka akses jalan provinsi di Kecamatan Sungai Are yang tertutup tanah longsor, agar arus lalu lintas kendaraan kembali normal.
Kepala BPBD OKU Selatan Indra Gunawan di Muaradua, Kamis, mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi pada Selasa (3/2) petang menyebabkan longsor di empat titik kawasan di Kecamatan Sungai Are.
Longsor terjadi di empat titik yaitu di jalan poros Desa Sadau Jaya menuju Desa Ujan Mas yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu.
"Untuk longsor di tiga titik lainnya yaitu di Desa Pulau Kemuning sudah selesai dievakuasi sejak Rabu (4/2) petang," katanya.
Dia mengatakan proses evakuasi material tanah longsor di Desa Sadau Jaya hingga kini masih berlangsung, dengan mengerahkan puluhan personel BPBD OKU Selatan.
Tim gabungan di lapangan, kata dia, masih berjibaku membersihkan material tanah longsor menggunakan alat berat agar proses evakuasi dilakukan dengan cepat dan maksimal.
"Hingga siang ini proses evakuasi longsor di Desa Sadau Jaya dalam tahap perapian, agar akses jalan dapat segera dilalui kendaraan roda dua dan empat seperti semula," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut ia kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak bencana banjir dan tanah longsor.
"Khususnya para pengendara, kami ingatkan kembali agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur perbukitan yang rawan longsor, terlebih lagi saat turun hujan," ujar Indra Gunawan.