Palembang (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Selatan mengajak para penghulu di wilayah itu menjadi pelayan memperkuat harmoni keluarga.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sumsel H. Efriyansa di Palembang, Sabtu, mengatakan para penghulu diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam urusan pernikahan dan keluarga.
"Kami berharap, para penghulu ini mampu membangun sinergi yang solid dan melahirkan inovasi layanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh umat," katanya.
Ia menekankan bahwa tantangan kehidupan keluarga di era modern kian kompleks. Peningkatan angka perceraian, khususnya di usia pernikahan dini atau lima tahun pertama, menuntut adanya upaya preventif dan edukatif yang masif.
"Penghulu hari ini tidak cukup hanya berperan sebagai pencatat nikah. Mereka harus menjadi figur keagamaan yang solutif menjadi mitra konsultasi bagi pasangan suami istri, dan yang terpenting, menjadi ujung tombak dalam menyukseskan program ketahanan keluarga yang dicanangkan pemerintah," ujar Efriyansa.
Menurutnya, konsolidasi organisasi seperti yang dilakukan oleh APRI Sumsel menjadi sangat penting untuk memperkuat profesionalisme korps penghulu.
Hal ini termasuk memastikan setiap penghulu memiliki kapasitas untuk memberikan bimbingan perkawinan yang berkualitas, membantu memediasi konflik rumah tangga, dan menyebarkan nilai-nilai keluarga sakinah, mawaddah, warahmah kepada masyarakat.
Ketua Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Provinsi Sumatera Selatan, Madari, mengatakan berjanji akan bekerja keras untuk memajukan APRI Sumsel dan meningkatkan kesejahteraan para penghulu di seluruh wilayah Sumsel.
APRI Sumsel merupakan wadah bernaung bagi para pejabat fungsional penghulu di tingkat provinsi.
Di tengah tantangan angka perceraian dan dinamika sosial yang kompleks, peran penghulu kini tidak lagi sebatas mencatat pernikahan, namun juga sebagai konsultan keluarga dan tokoh agama yang solutif.
Sekaligus memperkuat integritas korps penghulu sebagai garda terdepan Kementerian Agama di masyarakat.