Palembang (ANTARA) - Kota Palembang bukan hanya kota tua, tapi kota bersejarah yang menjadi titik penting dalam perjalanan Indonesia, mulai dari kejayaan maritim kuno, penyebaran agama, perjuangan kemerdekaan, hingga pelestarian budaya.
Beberapa destinasi wisata sejarah di Palembang yang wajib kamu kunjungi untuk menelusuri jejak masa lalu kota tertua di Indonesia ini di antaranya :
1. Benteng Kuto Besak (BKB)
Suasana di kawasan Benteng Kuto Besak Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/M Imam Pramana
Lokasi: Tepian Sungai Musi, dekat Jembatan Ampera
Dibangun: Abad ke-18 (sekitar tahun 1780) oleh Kesultanan Palembang
Benteng bersejarah peninggalan Kesultanan Palembang. Meski sekarang digunakan oleh TNI, area sekitarnya terbuka untuk umum dan jadi pusat kegiatan budaya dan festival.
2. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I
Masjid Sultan Mahmud Badaruddin Jayowikramo atau Masjid Agung Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/ M Imam Pramana
Lokasi: Jl. Jend. Sudirman, dekat Ampera
Dibangun: Tahun 1738–1748
Salah satu masjid tertua dan terbesar di Palembang. Arsitekturnya memadukan gaya Melayu, Tionghoa, dan Timur Tengah. Tempat penting dalam sejarah Islam di Palembang.
3. Museum Sultan Mahmud Badaruddin II
Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/M Riezko Bima Elko P
Lokasi: Dekat Jembatan Ampera, di dalam kompleks Benteng Kuto Besak
Museum yang menyimpan benda-benda peninggalan Kesultanan Palembang, arkeologi Sriwijaya, tekstil tradisional, dan sejarah kolonial.
4. Situs Kerajaan Sriwijaya (Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya)
Sejumlah pelajar melihat lebih dekat salah satu koleksi prasasti peninggalan Kerajaan Sriwijaya di Museum Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS) Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (14/10/2020). ANTARA FOTO/Feny Selly
Lokasi: Karanganyar, Gandus, Palembang
Lokasi sisa-sisa pusat Kerajaan Sriwijaya abad ke-7. Taman ini menyimpan peninggalan kanal, prasasti, dan reruntuhan arkeologis yang menguatkan peran Palembang sebagai pusat maritim dan agama Buddha kuno.
5. Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera)
Festival Sriwijaya di Monpera Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (18/5/2025). ANTARA/M Imam Pramana
Lokasi: Depan Masjid Agung
Monumen dengan museum kecil di dalamnya, menampilkan dokumentasi perjuangan rakyat Palembang melawan penjajahan Belanda pada peristiwa 5 hari 5 malam (1947).
6. Kampung Kapitan
Salah Satu bangunan di cagar budaya Kampung Kapitan Kota Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Lokasi: Seberang Sungai Musi, dekat Jembatan Ampera
Kampung tua Tionghoa yang dipimpin oleh Kapitan Cina pada masa kolonial. Rumah-rumah tua bergaya arsitektur kolonial Tionghoa masih berdiri kokoh dan bisa dikunjungi.
7. Prasasti Kedukan Bukit
Lokasi: Sekitar Sungai Musi, ditemukan di Bukit Siguntang
Prasasti tertua di Indonesia (tahun 682 M), menjadi bukti berdirinya Kerajaan Sriwijaya. Asli prasasti disimpan di Museum Nasional Jakarta, namun situsnya masih bisa dikunjungi.
8. Bukit Siguntang
Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani melakukan kunjungan ke objek wisata Taman Bukit Siguntang bersama pegiat sastra. (ANTARA/Yudi Abdullah/20)
Lokasi : Kecamatan Ilir Barat I, Palembang
Tempat ziarah dan sejarah yang diyakini sebagai pusat spiritual kerajaan Sriwijaya. Ada makam-makam tokoh bangsawan Melayu dan prasasti kuno di sekitar bukit.
9. Kampung Al-Munawar
Pengunjung bersantai di salah satu bagian di kawasan wisata syariah tempo dulu kampung Arab Al Munawar Palembang, Sumsel.
ANTARA/Feny Selly
Kawasan 13 Ulu, tepi Sungai Musi
Kampung Arab berusia ratusan tahun dengan rumah-rumah panggung kayu dan nuansa tradisi Islam Arab yang kental. Masih dihuni oleh keturunan Hadramaut.
Baca juga: Sebelas destinasi wisata unggulan Kota Palembang yang wajib dikunjungi
Baca juga: Sumsel targetkan datangkan 5.000 wisatawan mancanegara pada 2025