Perkuat kolaborasi hijau, Wabup Muba ajak LTKL gali potensi daerah berkelanjutan
Rabu, 28 Mei 2025 12:22 WIB
Wabup Rohman saat menerima kunjungan jajaran Sekretariat LTKL. ANTARA/HO-Kominfo Musi Banyuasin
Sekayu, Musi Banyuasin (ANTARA) - Pemerintah Kabu[aten Musi Banyuasin terus menunjukkan keseriusan dalam membangun daerah berbasis keberlanjutan dengan mengajak Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL) untuk memperkuat sinergi dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan, demi kemajuan daerah yang selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan.
Hal tersebut disampaikan Wabup Rohman saat menerima kunjungan jajaran Sekretariat LTKL di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu (28/5/2025). Turut mendampingi, Plt Kepala Bappeda Muba Agus Arisman dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba, Okta Rizal dan jajaran terkait.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, Wabup Rohman menekankan pentingnya menggali dan mengelola potensi daerah seperti hutan, lahan gambut, minyak dan gas bumi, serta komoditas unggulan seperti karet, gambo, dan kelapa sawit secara bijak dan berkelanjutan.
"Muba merupakan kabupaten dengan kawasan hutan terluas di Sumsel dan menyimpan potensi luar biasa. Kami ingin menggandeng LTKL untuk mengelola potensi ini secara strategis agar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat dan daerah, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan," tegas Wabup.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Membership Governance LTKL, Johar Zauhariy, menyambut baik ajakan Pemkab Muba. Ia menegaskan kesiapan LTKL untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Bumi Serasan Sekate.
"Terima kasih atas sambutan Wabup Muba. Kami hadir untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang investasi hijau, serta mendorong kemajuan UMKM dan petani lokal. Muba punya kekuatan besar, dan LTKL siap menjadi mitra strategis untuk mendorong percepatan capaian Kabupaten Lestari," ujar Johar.
Dalam kesempatan tersebut, Johar juga memaparkan rencana pelaksanaan penilaian mandiri Kerangka Daya Saing Daerah (KDSD) yang bertujuan merekam sinyal perubahan dan memetakan peluang pengembangan daerah.
Proses penilaian ini, lanjutnya meliputi 11 Juni Sosialisasi KDSD. Selanjutnya tanggal 12 – 24 Juni Pembentukan PIC dan hotline bantuan. Pada 3 Juli Batas akhir pengisian online, dan 27 Agustus Penyampaian laporan dalam Rapat Umum Anggota (RUA).
"Semoga silaturahmi hari ini menjadi titik awal penguatan kolaborasi untuk Muba yang lebih lestari dan mandiri," tutup Johar.
Hal tersebut disampaikan Wabup Rohman saat menerima kunjungan jajaran Sekretariat LTKL di Ruang Rapat Wakil Bupati, Rabu (28/5/2025). Turut mendampingi, Plt Kepala Bappeda Muba Agus Arisman dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muba, Okta Rizal dan jajaran terkait.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan produktif tersebut, Wabup Rohman menekankan pentingnya menggali dan mengelola potensi daerah seperti hutan, lahan gambut, minyak dan gas bumi, serta komoditas unggulan seperti karet, gambo, dan kelapa sawit secara bijak dan berkelanjutan.
"Muba merupakan kabupaten dengan kawasan hutan terluas di Sumsel dan menyimpan potensi luar biasa. Kami ingin menggandeng LTKL untuk mengelola potensi ini secara strategis agar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat dan daerah, tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan," tegas Wabup.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Membership Governance LTKL, Johar Zauhariy, menyambut baik ajakan Pemkab Muba. Ia menegaskan kesiapan LTKL untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya pembangunan berkelanjutan di Bumi Serasan Sekate.
"Terima kasih atas sambutan Wabup Muba. Kami hadir untuk memperkuat kolaborasi, membuka peluang investasi hijau, serta mendorong kemajuan UMKM dan petani lokal. Muba punya kekuatan besar, dan LTKL siap menjadi mitra strategis untuk mendorong percepatan capaian Kabupaten Lestari," ujar Johar.
Dalam kesempatan tersebut, Johar juga memaparkan rencana pelaksanaan penilaian mandiri Kerangka Daya Saing Daerah (KDSD) yang bertujuan merekam sinyal perubahan dan memetakan peluang pengembangan daerah.
Proses penilaian ini, lanjutnya meliputi 11 Juni Sosialisasi KDSD. Selanjutnya tanggal 12 – 24 Juni Pembentukan PIC dan hotline bantuan. Pada 3 Juli Batas akhir pengisian online, dan 27 Agustus Penyampaian laporan dalam Rapat Umum Anggota (RUA).
"Semoga silaturahmi hari ini menjadi titik awal penguatan kolaborasi untuk Muba yang lebih lestari dan mandiri," tutup Johar.
Pewarta : Pewarta ANTARA
Editor : Dolly Rosana
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup Muba kunjungi Desa Simpang Bayat, peletakan batu pertama pembangunan Ponpes Riyadhul Muslimin
27 June 2025 21:12 WIB
Wakil Bupati Muba tinjau lokasi longsor di Sanga Desa, salurkan bantuan ke warga
12 June 2025 13:22 WIB
Perdana pimpin apel pagi, Wakil Bupati Rohman minta ASN terus tingkatkan pelayanan dan kedisiplinan
24 February 2025 12:12 WIB, 2025
Toha-Rohman resmi dilantik jadi Bupati-Wakil Bupati Musi Banyuasian 2025-2030
20 February 2025 17:09 WIB, 2025
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Tembus 18.500 Kendaraan, puncak arus mudik di Tol Kayuagung-Palembang terjadi lebih awal
19 March 2026 20:34 WIB