Palembang (ANTARA) - Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mencatat sebanyak 73.824 penumpang baik berangkat maupun datang di bandara itu pada periode 21-28 Maret 2025 atau H-3 lebaran.

Executive General Manager Bandara SMB II Palembang R Iwan Winaya di Palembang, Sabtu, mengatakan jumlah periode 21-28 Maret 2025, jumlah penumpang di Bandara SMB II Palembang itu sebanyak 72.828 penumpang atau turun 1,7 persen jika dibandingkan periode yang sama pada Tahun 2024.

"Kemungkinan penurunan ini disebabkan banyaknya masyarakat menggunakan moda transportasi darat dan juga kebijakan pemerintah terkait diskon tarif tiket pesawat belum dioptimalkan masyarakat," katanya

Pihaknya juga mencatat saat puncak arus mudik atau H-3 Lebaran 2025, jumlah penumpang di Bandara SMB II Palembang sebanyak 12.373 orang.

"Pada saat puncak arus mudik ini penumpang didominasi dari Bandara Internasional Soekarno–Hatta, Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, serta Bandara Internasional Hang Nadim. Namun, saat ini kami belum jumlah penumpang hari ini belum dapat diketahui hingga penerbangan akhir," ujarnya.


Selain itu, pihaknya telah menerima sebanyak 137 pengajuan penambahan penerbangan dari berbagai maskapai.

"Namun, realisasinya hingga saat ini hanya 24 penambahan penerbangan dari maskapai," ujarnya.

Apabila terjadi penumpukan penumpang di bandara, pihaknya akan menggunakan boarding hall internasional untuk mengakomodir para penumpang.

"Sejauh ini tidak ada penumpukan penumpang, sehingga kami hanya mengenakan boarding hall domestik," jelasnya.

Iwan mengimbau para calon penumpang itu harus memiliki tiket pesawat, karena ketersediaan tiket itu terbatas, serta mempersiapkan kartu identitas diri yang lengkap agar memudahkan proses verifikasi.

"Kami juga mengimbau para penumpang untuk membawa bagasi sesuai kebutuhan, menjaga kesehatan sebelum keberangkatan, dan juga datang tiga jam lebih awal sebelum keberangkatan agar tidak terburu-buru serta dapat menikmati fasilitas Bandara SMB II Palembang yang saat ini mengusung tema kearifan lokal," kata dia.


Pewarta : Ahmad Rafli Baiduri
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2025