Palembang (ANTARA) - Sebanyak 64 jurnalis dari berbagai media baik lokal maupun Nasional di Kota Palembang, Sumatera Selatan, adu kemampuan di atas meja biliar dalam kompetisi Relung Biliard Challenge.

Perlombaan yang digelar dalam edisi kedua tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan Rudi Irawan dan Pj Bupati OKU, Sumsel Ikbal Alisyahbana di Palembang, Sabtu (15/2).

"Kami mengapresiasi kegiatan ini, para jurnalis memacu untuk bisa bahkan menjadikan kesempatan ini sebagai ajang mencari generasi atlet biliar di Sumsel," katanya.

Direktur Relung Institute M Fajar Wiko mengatakan kegiatan Billiar Challenge Journalist Series II ini merupakan kegiatan kedua yang sebelumnya memperebutkan piala Danrem Cup pada 2024.


"Kegiatan ini bukan hanya sebagai olahraga rekreasi tetapi juga prestasi dan diharapkan memunculkan bibit pebiliar kedepannya," katanya.

Selain untuk pengembangan prestasi, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi para jurnalis.

"Kami ingin menjadikan ajang ini sebagai tradisi tahunan yang dapat meningkatkan profesionalisme jurnalis sekaligus memperkenalkan olahraga biliar lebih luas lagi," katanya.

Sementara itu persaingan ketat dalam permainan itu, dengan sistem bola urutan dari bola satu hingga bola sembilan.

Permainan dengan sistem gugur, dengan 64 peserta diadu hingga menyisakan babak 16 besar, dan terus berlanjut hingga ke babak final.

Dalam babak final mempertemukan jurnalis asal media Sumatera Ekspres yakni Jumat berhadapan dengan Ardi dari media SumseLive.

Persaingan di babak final itu dimenangi oleh Ardi SumseLive dengan skor meyakinkan 3-0 tanpa balas.

Sementara juara ke empat diraih oleh jurnalis INewsTV Palembang Guntur dan juara ke tiga diraih oleh tuan rumah Fajar Wiko.


Pewarta : M. Imam Pramana
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2025