OKU siagakan 940 personel penanggulangan bencana
Senin, 11 November 2024 19:44 WIB
Tim satgas Pemkab OKU mengecek peralatan penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor, Senin. (ANTARA/Edo Purmana)
Baturaja (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan menyiagakan sebanyak 940 personel penanggulangan banjir dan tanah longsor agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi di Baturaja, Senin, mengatakan bahwa ratusan personel yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana ini disiagakan menindaklanjuti cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor.
"Apalagi Kabupaten OKU merupakan daerah rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan," jelasnya.
Seperti banjir bandang pada Mei 2024 merendam ribuan rumah penduduk, bahkan merenggut korban jiwa yang harus dijadikan pelajaran agar peristiwa yang sama tidak terulang kembali di kemudian hari.
Oleh sebab itu, kata dia, perlu ditingkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.
"Ada sebanyak 940 personel gabungan dari TNI, Polri dan organisasi perangkat daerah (OPD) jajaran Pemkab OKU yang siaga menghadapi bencana alam," katanya.
Selain personel, kata dia, pihaknya pun menyiapkan peralatan penanggulangan bencana antara lain enam unit perahu karet, dua unit perahu fiber, dan 10 unit mobil rescue.
Kemudian, sebanyak 125 unit motor trail, 20 unit mesin sedot apung, enam unit tenda pengungsian dan 60 unit tenda keluarga.
Peralatan ini dapat diperkuat dan ditambah jumlahnya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan jika terjadi bencana alam di wilayah setempat.
"Untuk penetapan status siaga bencana saat ini masih dalam proses untuk ditandatangani oleh Penjabat Bupati OKU," tegasnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU, Januar Efendi di Baturaja, Senin, mengatakan bahwa ratusan personel yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana ini disiagakan menindaklanjuti cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan dampak banjir dan tanah longsor.
"Apalagi Kabupaten OKU merupakan daerah rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan," jelasnya.
Seperti banjir bandang pada Mei 2024 merendam ribuan rumah penduduk, bahkan merenggut korban jiwa yang harus dijadikan pelajaran agar peristiwa yang sama tidak terulang kembali di kemudian hari.
Oleh sebab itu, kata dia, perlu ditingkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.
"Ada sebanyak 940 personel gabungan dari TNI, Polri dan organisasi perangkat daerah (OPD) jajaran Pemkab OKU yang siaga menghadapi bencana alam," katanya.
Selain personel, kata dia, pihaknya pun menyiapkan peralatan penanggulangan bencana antara lain enam unit perahu karet, dua unit perahu fiber, dan 10 unit mobil rescue.
Kemudian, sebanyak 125 unit motor trail, 20 unit mesin sedot apung, enam unit tenda pengungsian dan 60 unit tenda keluarga.
Peralatan ini dapat diperkuat dan ditambah jumlahnya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan situasi di lapangan jika terjadi bencana alam di wilayah setempat.
"Untuk penetapan status siaga bencana saat ini masih dalam proses untuk ditandatangani oleh Penjabat Bupati OKU," tegasnya.
Pewarta : Edo Purmana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Antisipasi krisis Selat Hormuz, pemerintah percepat penghentian PLTD dan PLTU solar
13 March 2026 8:49 WIB
Bapanas minta Satgas Pangan Polda Metro Jaya tindak tegas penjual MinyaKita di atas HET
23 February 2026 5:09 WIB
Kilang Pertamina Plaju amankan pasokan BBM selama libur Natal dan Tahun Baru
09 January 2026 9:19 WIB
Polda Sumsel larang warga gunakan petasan saat pergantian malam Tahun Baru 2026
30 December 2025 11:08 WIB
Kabupaten Muara Enim tetapkan status siaga bencana hidrometeorologi basah
15 December 2025 19:55 WIB
Terpopuler - Info Sumsel
Lihat Juga
Bus masuk jurang di jalan lintas Lahat, Polda Sumsel dalami penyebab kecelakaan
16 March 2026 13:17 WIB
Info Mudik 2026: Polda Sumsel siapkan kantong parkir truk di perbatasan Jambi
15 March 2026 19:10 WIB
Jalan Tol Kayuagung-Palembang rusak dipicu perubahan muka air banjir 50 tahunan
15 March 2026 19:05 WIB