Status tanggap darurat pascaerupsi Lewotobi Laki-Laki
Senin, 4 November 2024 9:55 WIB
Proses evakuasi korban meninggal dunia oleh warga yang terdampak oleh erupsi material Gunung Api Lewotobi Laki-Laki. ANTARA/Ho-Tangkapan Layar Video BPBD Flores Timur
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur menetapkan status tanggap darurat pascaerupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan pada rumah dan gedung di daerah itu pada Minggu (3/11) malam.
“Untuk status saat ini sudah tanggap darurat, sehingga siaga darurat dicabut,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Flores Timur Avelina Hallan saat dihubungi dari Kupang, Senin.
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan perkembangan erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur.
Erupsi yang terjadi pada pukul 23.57 WITA itu menimbulkan sejumlah kerusakan rumah dan gedung yang tepat berada di bawah kaki gunung tersebut.
Sampai dengan pukul 09.38 WITA dilaporkan jumlah korban yang meninggal dan berhasil dievakuasi mencapai sembilan orang.
Sementara itu terkait desa yang terdampak erupsi ujar dia berjumlah enam desa yang ada di Kecamatan Wulanggitang. Yakni Desa Klatanlo, Hokeng Jaya, Nawokote, Boru, Boru Kedang dan desa Pululera serta satu desa di Kecamatan Ile Bura yakni Dulipali.
Dia juga menambahkan bahwa saat ini warga juga sudah diungsikan ke tiga desa yakni desa Konga, Lewolaga, Bokang di Kecamatan Titehena.
“Tenda-tenda untuk pengungsi juga sudah didirikan untuk menampung para pengungsi,” ujar dia.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Flores Timur Herry Lamawuran mengatakan update perkembangan akibat erupsi akan terus disampaikan jika ada perkembangan terkait kerusakan rumah dan korban jiwa.
“Nanti kalau perkembangan akan kita update lagi,” ujar dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Status tanggap darurat ditetapkan pascaerupsi Lewotobi Laki-Laki
“Untuk status saat ini sudah tanggap darurat, sehingga siaga darurat dicabut,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Flores Timur Avelina Hallan saat dihubungi dari Kupang, Senin.
Hal ini disampaikannya berkaitan dengan perkembangan erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki di Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur.
Erupsi yang terjadi pada pukul 23.57 WITA itu menimbulkan sejumlah kerusakan rumah dan gedung yang tepat berada di bawah kaki gunung tersebut.
Sampai dengan pukul 09.38 WITA dilaporkan jumlah korban yang meninggal dan berhasil dievakuasi mencapai sembilan orang.
Sementara itu terkait desa yang terdampak erupsi ujar dia berjumlah enam desa yang ada di Kecamatan Wulanggitang. Yakni Desa Klatanlo, Hokeng Jaya, Nawokote, Boru, Boru Kedang dan desa Pululera serta satu desa di Kecamatan Ile Bura yakni Dulipali.
Dia juga menambahkan bahwa saat ini warga juga sudah diungsikan ke tiga desa yakni desa Konga, Lewolaga, Bokang di Kecamatan Titehena.
“Tenda-tenda untuk pengungsi juga sudah didirikan untuk menampung para pengungsi,” ujar dia.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Flores Timur Herry Lamawuran mengatakan update perkembangan akibat erupsi akan terus disampaikan jika ada perkembangan terkait kerusakan rumah dan korban jiwa.
“Nanti kalau perkembangan akan kita update lagi,” ujar dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Status tanggap darurat ditetapkan pascaerupsi Lewotobi Laki-Laki
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kopi Tebat Benawa, saat tradisi dan inovasi Pusri bertemu di kaki Gunung Dempo
22 April 2026 16:45 WIB
Gunung Marapi erupsi dan lontarkan abu vulkanik setinggi 1,6 kilometer pada Kamis pagi
16 April 2026 9:53 WIB
Gunung Semeru erupsi lima kali pada Kamis pagi dengan tinggi letusan 1.200 meter
16 April 2026 9:00 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB