Perban telinga Donald Trump jadi trend
Jumat, 19 Juli 2024 9:22 WIB
Tangkapan layar menampilkan Donald Trump dilindungi petugas pengamanan usai insiden penembakan ketika berpidato di Pennsylvania pada Sabtu (13/7/2024). (Antara/Youtube/@GOP/B019)
Palembang, Sumsel (ANTARA) - Penggunaan perban di telinga kanan yang direkat dengan isolatif seperti penampilan Donald Trump pada konvensi Partai Republik menjadi tren sejumlah orang di Amerika Serikat.
Luka di telinga Trump akibat penembakan saat dirinya berkampanye di Pennsylvania , Sabtu (13/7/2024). Trump selamat daripenembakan itu yang hanya mengenai daun telinga bagian atasnya sehingga dokter menempelkan perban di lukanya.
Hal itu dirilis oleh sejumlah media di Negeri Paman Sam itu, bahkan dari mereka memposting penampilan mereka dengan menggunakan perban di telinga di media sosialnya.
Selain itu juga ada gerakan solidaritas dari para pendukung Trump untuk juga menempelkan perban di telinganya.
Setelah insiden penembakan itu, popularitas Trump makin meningkat untuk Pemilihan Presiden AS.
Luka di telinga Trump akibat penembakan saat dirinya berkampanye di Pennsylvania , Sabtu (13/7/2024). Trump selamat daripenembakan itu yang hanya mengenai daun telinga bagian atasnya sehingga dokter menempelkan perban di lukanya.
Hal itu dirilis oleh sejumlah media di Negeri Paman Sam itu, bahkan dari mereka memposting penampilan mereka dengan menggunakan perban di telinga di media sosialnya.
Selain itu juga ada gerakan solidaritas dari para pendukung Trump untuk juga menempelkan perban di telinganya.
Setelah insiden penembakan itu, popularitas Trump makin meningkat untuk Pemilihan Presiden AS.
Pewarta : Pewarta Sumsel
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Skandal Epstein 2026: Dari mundurnya pejabat Inggris hingga posisi sulit Donald Trump
09 February 2026 6:36 WIB
Presiden Trump 'murka' Macron enggan masuk Dewan Gaza, ancam tarif 200 persen
20 January 2026 15:13 WIB