Palembang (ANTARA) -
Sejumlah pengelola loket mengungkapkan bahwa penyesuaian kenaikan harga tiket bus di Kota Palembang, Sumatera Selatan, akan terjadi pada hari ketujuh menjelang (H-7) Lebaran 2024.
 
Menurut pengelola loket bus di Palembang, Senin (1/4), kenaikan harga tiket tersebut untuk menambah biaya operasional kendaraan hingga sopir.
 
Muji, pengelola loket, mengatakan bahwa kenaikan harga tiket bus, bahkan hingga 40 persen dari harga hari biasanya, sebelum Lebaran.
 
Ia memperkirakan lonjakan jumlah penumpang arus mudik akan terjadi pada H-3 Lebaran hingga malam takbiran, atau sebelum pelaksanaan salat Idulfitri.
 
"Sama seperti tahun sebelumnya, lonjakan jumlah penumpang kami perkirakan akan terjadi pada H-3 Lebaran karena saat ini penumpang sudah mulai melakukan pemesanan tiket untuk mudik pada H-3 tersebut," katanya.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Selatan Arinarsa menjelaskan bahwa pembatasan kendaraan angkutan barang selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2024.
 
Pembatasan operasional mobil barang, kata dia, meliputi mobil barang tiga sumbu atau lebih, kereta tempelan atau kereta gandengan, dan mobil barang untuk pengangkutan hasil galian (tanah, pasir, dan batu) serta hasil tambang dan bahan bangunan seperti besi semen dan kayu.

Pewarta : M. Imam Pramana
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2024