Komposisi dana murah BTN naik jadi 53,7 persen pada 2023
Senin, 12 Februari 2024 16:23 WIB
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon LP Napitupulu (ketiga dari kiri) bersama jajaran direksi BTN saat konferensi pers "Paparan Kinerja Per 31 Desember 2023" di Jakarta, Senin (12/2/2024). ANTARA/Rizka Khaerunnisa.
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatat komposisi dana murah atau current account savings account (CASA) meningkat menjadi 53,7 persen pada tahun 2023 dibandingkan sebelumnya sebesar 48,5 persen pada 2022.
"Rasio CASA BTN tumbuh baik. Walaupun dibanding bank-bank Himbara lain masih lebih kecil, tapi trennya terus mengalami peningkatan. Di akhir tahun 2023, CASA rasio kami menjadi 53,7 persen," kata Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun BTN pada tahun 2023 sebesar Rp349,93 triliun atau naik 8,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, kontribusi dana murah mencapai Rp188 triliun atau naik 20,4 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp156 triliun.
Perseroan mencatat kenaikan signifikan dana murah berupa giro dan tabungan di BTN terlihat selama lima tahun terakhir. Porsi dana murah BTN masih berada di level 43,4 persen pada 2019, kemudian menanjak menuju 48,5 persen pada 2022.
Menurut BTN, kenaikan dana murah turut ditopang oleh transformasi digital banking terutama pada aplikasi "BTN Mobile". BTN mencatat, jumlah pengguna "BTN Mobile" mencapai 2,7 juta hingga akhir 2023.
Transaksi di BTN Mobile yang melesat turut mendongkrak pertumbuhan pendapatan berbasis biaya atau fee based income. Pada tahun 2023, fee based income BTN naik 60,1 persen menjadi Rp3,2 triliun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2 triliun.
Sementara itu, BTN juga mencatat kinerja positif dari sisi kredit dan pembiayaan. Perseroan telah menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp333,69 triliun atau naik 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan total penyaluran kredit serta perolehan DPK, secara keseluruhan, BTN mampu membukukan total aset sebesar Rp439 triliun sepanjang tahun 2023 atau meningkat 9,1 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp402 triliun.
"Tahun 2023 merupakan tahun di mana bank BTN mengeksekusi sejumlah transformasi bisnis dengan cukup baik. Sehingga tahun ini banyak pencapaian yang berhasil kami raih," kata Nixon.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komposisi dana murah BTN naik jadi 53,7 persen pada 2023
"Rasio CASA BTN tumbuh baik. Walaupun dibanding bank-bank Himbara lain masih lebih kecil, tapi trennya terus mengalami peningkatan. Di akhir tahun 2023, CASA rasio kami menjadi 53,7 persen," kata Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun BTN pada tahun 2023 sebesar Rp349,93 triliun atau naik 8,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, kontribusi dana murah mencapai Rp188 triliun atau naik 20,4 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp156 triliun.
Perseroan mencatat kenaikan signifikan dana murah berupa giro dan tabungan di BTN terlihat selama lima tahun terakhir. Porsi dana murah BTN masih berada di level 43,4 persen pada 2019, kemudian menanjak menuju 48,5 persen pada 2022.
Menurut BTN, kenaikan dana murah turut ditopang oleh transformasi digital banking terutama pada aplikasi "BTN Mobile". BTN mencatat, jumlah pengguna "BTN Mobile" mencapai 2,7 juta hingga akhir 2023.
Transaksi di BTN Mobile yang melesat turut mendongkrak pertumbuhan pendapatan berbasis biaya atau fee based income. Pada tahun 2023, fee based income BTN naik 60,1 persen menjadi Rp3,2 triliun dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2 triliun.
Sementara itu, BTN juga mencatat kinerja positif dari sisi kredit dan pembiayaan. Perseroan telah menyalurkan kredit dan pembiayaan sebesar Rp333,69 triliun atau naik 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Dengan total penyaluran kredit serta perolehan DPK, secara keseluruhan, BTN mampu membukukan total aset sebesar Rp439 triliun sepanjang tahun 2023 atau meningkat 9,1 persen dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp402 triliun.
"Tahun 2023 merupakan tahun di mana bank BTN mengeksekusi sejumlah transformasi bisnis dengan cukup baik. Sehingga tahun ini banyak pencapaian yang berhasil kami raih," kata Nixon.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komposisi dana murah BTN naik jadi 53,7 persen pada 2023
Pewarta : Rizka Khaerunnisa
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Produksi migas meningkat, Pertamina EP Zona 4 jaga kinerja keuangan tetap solid
11 February 2026 10:26 WIB
Bank Sumsel Babel catat kinerja positif, laba lampaui target di semester I 2025
29 July 2025 16:08 WIB
Kanwil Kemenkum Sumsel tindak lanjuti arahan Sekjen terkait capaian Kinerja Triwulan II
16 May 2025 12:40 WIB
Kanwil Kemenkum Sumsel koordinasi ke Dirjen AHU terkait capaian kinerja triwulan I/2025
03 May 2025 15:38 WIB
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB