Jalan Padang-Kerinci yang tertimbun longsor sudah bisa dilewati
Selasa, 2 Januari 2024 10:13 WIB
Jalan Nasional Padang-Kerinci tertimbun longsor sudah bisa dilalui (ANTARA/HO-Foto Warga)
Solok (ANTARA) - Jalan nasional yang tertimbun longsor di Nagari (Desa adat) Lolo, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar), sudah bisa dilewati kendaraan dengan sistem buka tutup.
"Sejak Senin alat berat tidak berhenti bekerja dan mulai pagi ini pukul 06.30 WIB akses sudah terbuka, tetapi masih sistem buka tutup," Kata Kapolsek Pantai Cermin Iptu Defri Irawan di Aro Suka, Selasa.
Untuk kendaraan besar, kata dia, sementara belum bisa lewat karena akses belum lancar dan alat berat sedang istirahat bekerja. Untuk saat ini, lanjutnya, diurai dulu kendaraan yang sudah menunggu sejak Senin pagi guna mengurangi kemacetan.
Setelah kemacetan terurai dan kendaraan melintas sudah mulai melandai, kata dia, maka alat berat akan kembali bekerja membersihkan material longsor.
"Kami upayakan dulu kendaraan bisa melintas dua arah," ujarnya.
Selain itu, menurutnya, masih ada satu retakan lagi yang terus dipantau dan kalau membahayakan maka akan dibersihkan langsung.
Dia mengimbau pengendara tetap berhati-hati saat melintas, terutama di daerah rawan longsor sebab curah hujan masih cukup tinggi.
Petugas kepolisian, katanya, bersama TNI siaga 24 jam selama pembersihan material longsor di Bukit Barampuang Nagari Lolo.
Jalan nasional Padang-Kerinci tertutup longsor pada Senin (1/1) subuh dengan panjang sekitar 15 meter dengan ketebalan tanah sekitar empat meter.
Petugas mengerahkan satu unit alat berat dan dua truk pengangkut tanah untuk membersihkan material longsor.
"Sejak Senin alat berat tidak berhenti bekerja dan mulai pagi ini pukul 06.30 WIB akses sudah terbuka, tetapi masih sistem buka tutup," Kata Kapolsek Pantai Cermin Iptu Defri Irawan di Aro Suka, Selasa.
Untuk kendaraan besar, kata dia, sementara belum bisa lewat karena akses belum lancar dan alat berat sedang istirahat bekerja. Untuk saat ini, lanjutnya, diurai dulu kendaraan yang sudah menunggu sejak Senin pagi guna mengurangi kemacetan.
Setelah kemacetan terurai dan kendaraan melintas sudah mulai melandai, kata dia, maka alat berat akan kembali bekerja membersihkan material longsor.
"Kami upayakan dulu kendaraan bisa melintas dua arah," ujarnya.
Selain itu, menurutnya, masih ada satu retakan lagi yang terus dipantau dan kalau membahayakan maka akan dibersihkan langsung.
Dia mengimbau pengendara tetap berhati-hati saat melintas, terutama di daerah rawan longsor sebab curah hujan masih cukup tinggi.
Petugas kepolisian, katanya, bersama TNI siaga 24 jam selama pembersihan material longsor di Bukit Barampuang Nagari Lolo.
Jalan nasional Padang-Kerinci tertutup longsor pada Senin (1/1) subuh dengan panjang sekitar 15 meter dengan ketebalan tanah sekitar empat meter.
Petugas mengerahkan satu unit alat berat dan dua truk pengangkut tanah untuk membersihkan material longsor.
Pewarta : Rahmatul Laila
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kapolri kerahkan Propam dan Irwasum asistensi kasus penembakan polisi
25 November 2024 14:52 WIB, 2024
Kompolnas: Lanjutkan pengungkapan kasustambang ilegal Solok Selatan
25 November 2024 14:02 WIB, 2024
Kompolnas minta Polda selidiki latar belakang polisi tembak polisi saat bertugas
22 November 2024 14:31 WIB, 2024
Basarnas: Semua korban longsor di Solok berhasil dievakuasi dan 12 selamat
29 September 2024 12:27 WIB, 2024
Sejumlah pendaki membuat film dokumenter tentang pendakian Gunung Kerinci
21 June 2024 16:17 WIB, 2024
Dua pendaki asal Solok Selatan korban erupsi Marapi belum ditemukan
05 December 2023 16:20 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Razia syariat Islam di Aceh Barat, 33 warga terjaring langgar aturan busana muslim
30 April 2026 7:33 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Cerita haru jamaah haji termuda asal Bali, baru tahu didaftarkan saat masih SD
26 April 2026 8:42 WIB
Prakiraan cuaca Sumatera Utara Jumat 24 April 2026: Didominasi berawan hingga hujan sedang
24 April 2026 10:45 WIB