Martapura, Sumsel (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan melakukan gerakan menanam bibit pohon di sepanjang bantaran Sungai Komering, Desa Sabahlioh, Kecamatan Bunga Mayang untuk melestarikan lingkungan sekitar agar tetap hijau.

Kapala DLH OKU Timur Feri Hadiansya di Martapura, Rabu mengatakan, kegiatan menanam pohon tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-51 tahun 2023.

Dia menjelaskan, gerakan menanam bibit pohon tersebut dilakukan sebagai upaya untuk melestarikan lingkungan sekitar agar tetap hijau.

Khususnya daerah bantaran sungai agar tetap lestari sekaligus mencegah longsor di lahan kritis akibat perambahan hutan secara liar oleh oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.

"Kondisi hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Indonesia saat ini dalam kondisi kurang baik sehingga kita harus kembali dengan kearifan lokal melalui gerakan menanam pohon," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, ia mengajak masyarakat Desa Sabahlioh dan sekitarnya untuk menanam bibit pohon secara masal di bantaran sungai.

"Ada ratusan bibit pohon penghijauan yang kami tanam sebagai upaya pelestarian sekaligus rehabilitasi kawasan (DAS) Komering," ujarnya.

Sementara, Camat Bunga Mayang Inoferwenti Intan dalam kesempatan tersebut menambahkan bahwa gerakan menanam pohon dalam rangka memperingati HKG PKK ke-51 tahun 2023 itu sangat bermanfaat bagi masyarakat khususnya di Desa Sabahlioh.

Menurut dia, selain melestarikan lingkungan, gerakan menanam pohon itu juga diharapkan dapat mencegah bencana longsor di bantaran sungai.

"Kegiatan ini sangat menyentuh masyarakat karena Pemkab OKU Timur langsung memberi solusi untuk mengatasi longsor di Kecamatan Bunga Mayang yang terjadi beberapa waktu lalu melalui gerakan menanam pohon agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali," demikian Mayang Inoferwenti.

Pewarta : Edo Purmana
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2024