Ancelotti: akhiri rasisme
Senin, 22 Mei 2023 11:48 WIB
Foto arsip - Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan semifinal pertama Liga Champions melawan Manchester City di Madrid 8 Mei 2023. (ANTARA/AFP/JAVIER SORIANO)
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti berbicara mengenai rasisme yang menimpa pemainnya Vinicius Junior saat pertandingan LaLiga atau Liga Spanyol melawan Valencia, Senin.
Bermain di stadion Mestalla, Valencia, Minggu malam WIB, Vincius Junior terus saja diteriaki kata-kata rasial oleh para suporter Valencia.
“Saya sangat sedih, kita harus mengakhiri ini karena ini tahun 2023, rasisme seharusnya tidak ada," kata Carlo Ancelotti melansir laman resmi klub, Senin.
Vinicius memang kerap menjadi korban tindakan rasis dari suporter-suporter di tanah Spanyol. Melansir laman resmi LaLiga tercatat semenjak tahun 2021, pemain tim nasional Brazil itu telah menerima sepuluh kali tindakan rasial di seluruh kompetisi Spanyol.
Perlakuan rasial itu diterima oleh Vinicius dari suporter Barcelona, RCD Mallorca, Atletico Madrid, Real Valladolid, CA Osasuna, Real Betis dan Valencia.
"Ini terlalu serius, mereka melempar bola saat menyerang, mereka menghina Vinicius sepanjang waktu dan kemudian mereka memberinya kartu merah," ungkap Ancelotti.
Pertandingan sempat dihentikan selama sepuluh menit karena tindakan rasial yang dilontarkan suporter Valencia. Namun ketika laga kembali berlanjut, kata-kata rasial terus bergema di stadion Mestalla.
Justru pada masa perpanjangan waktu tepatnya pada menit ke-97, Vinicius diganjar kartu merah usai terlibat cek-cok dengan kiper Valencia Giorgi Mamardashvili.
"Meskipun ada banyak tuduhan anti-kekerasan, tidak ada yang pernah terjadi. Solusi bagi saya adalah menghentikan pertandingan. Sudah jelas, ini tidak bisa dilanjutkan. Vinicius adalah pemain yang paling sering dilanggar dan dihina," kata Ancelotti.
Saat ini LaLiga sedang menginvestigasi mengenai kejadian yang berada di stadion Mestalla dan bakal mengambil tindakan hukum yang tepat apabila ujaran kebencian itu terbukti.
Bermain di stadion Mestalla, Valencia, Minggu malam WIB, Vincius Junior terus saja diteriaki kata-kata rasial oleh para suporter Valencia.
“Saya sangat sedih, kita harus mengakhiri ini karena ini tahun 2023, rasisme seharusnya tidak ada," kata Carlo Ancelotti melansir laman resmi klub, Senin.
Vinicius memang kerap menjadi korban tindakan rasis dari suporter-suporter di tanah Spanyol. Melansir laman resmi LaLiga tercatat semenjak tahun 2021, pemain tim nasional Brazil itu telah menerima sepuluh kali tindakan rasial di seluruh kompetisi Spanyol.
Perlakuan rasial itu diterima oleh Vinicius dari suporter Barcelona, RCD Mallorca, Atletico Madrid, Real Valladolid, CA Osasuna, Real Betis dan Valencia.
"Ini terlalu serius, mereka melempar bola saat menyerang, mereka menghina Vinicius sepanjang waktu dan kemudian mereka memberinya kartu merah," ungkap Ancelotti.
Pertandingan sempat dihentikan selama sepuluh menit karena tindakan rasial yang dilontarkan suporter Valencia. Namun ketika laga kembali berlanjut, kata-kata rasial terus bergema di stadion Mestalla.
Justru pada masa perpanjangan waktu tepatnya pada menit ke-97, Vinicius diganjar kartu merah usai terlibat cek-cok dengan kiper Valencia Giorgi Mamardashvili.
"Meskipun ada banyak tuduhan anti-kekerasan, tidak ada yang pernah terjadi. Solusi bagi saya adalah menghentikan pertandingan. Sudah jelas, ini tidak bisa dilanjutkan. Vinicius adalah pemain yang paling sering dilanggar dan dihina," kata Ancelotti.
Saat ini LaLiga sedang menginvestigasi mengenai kejadian yang berada di stadion Mestalla dan bakal mengambil tindakan hukum yang tepat apabila ujaran kebencian itu terbukti.
Pewarta : Fajar Satriyo
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti tak salahkan pemain, meski kalah 0-1 dari Bolivia
11 September 2025 7:44 WIB
Vinicius Junior diharapkan 'comeback' bersama Timnas Brasil seperti saat bela Real Madrid
06 June 2025 6:58 WIB, 2025
Ambisi Ancelotti setelah tinggalkan Madrid, tak lain berburu gelar Piala Dunia bersama Brasil
28 May 2025 9:53 WIB, 2025
Real Madrid beri salam perpisahaan indah ke pelatih Carlo Ancelotti, tekuk Real Sociedad 2-0
25 May 2025 8:30 WIB, 2025
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Langkah Aldila Sutjiadi/Erin Routliffe Terhenti di Babak 16 Besar WTA Toronto
10 August 2026 8:20 WIB
Bursa Transfer 2026: Trevoh Chalobah tinggalkan Chelsea bergabung ke Como 1907
10 August 2026 8:17 WIB