Jelang Lebaran tukang cukur laris manis
Kamis, 20 April 2023 22:51 WIB
Barbershop di Kota Medan, Sumut menjelang Lebaran meningkat. ANTARA/Anggi Luthfi Panggabean
Medan (ANTARA) - Omzet bisnis cukur rambut atau barbershop di Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) mengalami peningkatan hingga 100 persen menjelang Lebaran 2023.
Pelaku usaha barbershop di Kota Medan Agung mengatakan momen hari besar keagamaan, seperti Lebaran merupakan hari yang ditunggu bagi jasa pangkas rambut, pasalnya momen tersebut sangat menguntungkan bagi pelaku usaha barbershop, termasuk bagi dirinya.
"Pada hari biasa, kami hanya mencukur 15 hingga 25 orang, tapi menjelang Lebaran bisa sampai 30 hingga 45 orang," ujarnya, di Medan, Kamis.
Agung menjelaskan, biasanya sepekan sebelum Lebaran, usaha jasa cukur rambut sudah mulai dipadati masyarakat yang ingin merapikan rambutnya.
"H-2 atau H-1 itu lebih ramai lagi, dari siang sampai jam 10 malam," katanya.
Dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi, membuat dirinya harus menambah karyawan untuk melayani para pengunjung.
"Dengan jumlah pengunjung segini banyaknya, kami harus menambah karyawan, untuk melayani yang datang," katanya pula.
Hal serupa dikatakan Soni yang sudah 5 tahun menjadi jasa tukang cukur rambut ini, juga merasakan rezeki lebih di momen Lebaran.
"Lumayanlah, 40 orang per harinya kami layani untuk pangkas rambut," katanya lagi.
Soni menjelaskan, pengunjung yang datang ke barbershop miliknya, kebanyakan remaja, dengan permintaan model rambut seperti comma hair dan buzzcut.
"Biasanya model rambutnya, gaya-gaya pria Korea," katanya pula.
Ia juga menuturkan untuk tarif jasa cukur rambut bervariasi, yakni untuk anak anak Rp25.000 dan remaja Rp50.000.
"Untuk harganya kami enggak naik, tetap segitu, sama seperti hari biasa," ujar Soni.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Omzet usaha barbershop di Medan meningkat 100 persen jelang Lebaran
Pelaku usaha barbershop di Kota Medan Agung mengatakan momen hari besar keagamaan, seperti Lebaran merupakan hari yang ditunggu bagi jasa pangkas rambut, pasalnya momen tersebut sangat menguntungkan bagi pelaku usaha barbershop, termasuk bagi dirinya.
"Pada hari biasa, kami hanya mencukur 15 hingga 25 orang, tapi menjelang Lebaran bisa sampai 30 hingga 45 orang," ujarnya, di Medan, Kamis.
Agung menjelaskan, biasanya sepekan sebelum Lebaran, usaha jasa cukur rambut sudah mulai dipadati masyarakat yang ingin merapikan rambutnya.
"H-2 atau H-1 itu lebih ramai lagi, dari siang sampai jam 10 malam," katanya.
Dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi, membuat dirinya harus menambah karyawan untuk melayani para pengunjung.
"Dengan jumlah pengunjung segini banyaknya, kami harus menambah karyawan, untuk melayani yang datang," katanya pula.
Hal serupa dikatakan Soni yang sudah 5 tahun menjadi jasa tukang cukur rambut ini, juga merasakan rezeki lebih di momen Lebaran.
"Lumayanlah, 40 orang per harinya kami layani untuk pangkas rambut," katanya lagi.
Soni menjelaskan, pengunjung yang datang ke barbershop miliknya, kebanyakan remaja, dengan permintaan model rambut seperti comma hair dan buzzcut.
"Biasanya model rambutnya, gaya-gaya pria Korea," katanya pula.
Ia juga menuturkan untuk tarif jasa cukur rambut bervariasi, yakni untuk anak anak Rp25.000 dan remaja Rp50.000.
"Untuk harganya kami enggak naik, tetap segitu, sama seperti hari biasa," ujar Soni.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Omzet usaha barbershop di Medan meningkat 100 persen jelang Lebaran
Pewarta : Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB
Wagub Sumsel targetkan Jembatan Musi V beroperasi saat arus mudik Lebaran 2026
07 February 2026 17:37 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB