Mitigasi bencana di kawasan Gunung Merapi
Minggu, 12 Maret 2023 16:58 WIB
Luncuran awan panas Gunung Merapi terlihat dari Turi, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (12/3/2023). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/rwa. (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)
Jakarta (ANTARA) - Komunitas Omah Sambung Boyolali bersama warga di Kecamatan Selo menyiapkan mitigasi bencana di Kawasan Gunung Merapi.
Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, Koordinator Omah Sambung Boyolali Edo Setiawan mengatakan antisipasi dan mitigasi telah dimulai dalam kegiatan dialog bersama tim dan masyarakat Desa Stabelan dan Tlogolele, Selo, Boyolali, Sabtu (11/3) malam.
Dia menjelaskan dialog warga itu membahas kesiapan masyarakat khususnya Desa Stabelan dan Tlogolele, untuk menghadapi bencana. Mitigasi bencana menjadi sangat penting dan merupakan konsentrasi dari program Omah Sambung, untuk membantu warga agar mengurasi resiko dari keadaan bencana, baik resiko kehilangan nyawa, harta benda, maupun ternak warga.
Omah Sambung merupakan komunitas warga yang didirikan Muchamad Nabil Haroen, untuk menyerap aspirasi sekaligus media pemberdayaan warga. Dalam beberapa bulan terakhir, Omah Sambung juga telah menggelar pelatihan tanggap bencana, bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana (Bapena) Pimpinan Pusat Pagar Nusa, yang diikuti oleh perwakilan warga dari Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Surakarta.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komunitas omah sambung siapkan mitigasi bencana di kawasan merapi
Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu, Koordinator Omah Sambung Boyolali Edo Setiawan mengatakan antisipasi dan mitigasi telah dimulai dalam kegiatan dialog bersama tim dan masyarakat Desa Stabelan dan Tlogolele, Selo, Boyolali, Sabtu (11/3) malam.
Dia menjelaskan dialog warga itu membahas kesiapan masyarakat khususnya Desa Stabelan dan Tlogolele, untuk menghadapi bencana. Mitigasi bencana menjadi sangat penting dan merupakan konsentrasi dari program Omah Sambung, untuk membantu warga agar mengurasi resiko dari keadaan bencana, baik resiko kehilangan nyawa, harta benda, maupun ternak warga.
Omah Sambung merupakan komunitas warga yang didirikan Muchamad Nabil Haroen, untuk menyerap aspirasi sekaligus media pemberdayaan warga. Dalam beberapa bulan terakhir, Omah Sambung juga telah menggelar pelatihan tanggap bencana, bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana (Bapena) Pimpinan Pusat Pagar Nusa, yang diikuti oleh perwakilan warga dari Boyolali, Klaten, Sukoharjo dan Surakarta.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Komunitas omah sambung siapkan mitigasi bencana di kawasan merapi
Pewarta : Fauzi
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kepresidenan Palestina: Tujuan Israel membunuh sebanyak mungkin rakyat
10 November 2023 10:16 WIB, 2023
Legislator: Pemerintah harus belajar dari Italia dan Iran dalam tangani COVID-19
12 March 2020 10:44 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Daftar wilayah banjir Jakarta Minggu ini: Pela Mampang jadi titik terdalam hingga 150 cm
08 March 2026 8:13 WIB
Banjir terjang 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang, ketinggian air capai 1,5 meter
08 March 2026 7:22 WIB
Tim SAR gabungan selamatkan empat awak KLM Putra Kelana yang bocor di Natuna
06 March 2026 11:12 WIB
10 gajah ngamuk di Siak, ternyata demi selamatkan anak yang masuk tangki septik
22 February 2026 19:30 WIB