STIN BIN menang mudah atas pemain lapis kedua Bhayangkara Presisi
Senin, 20 Februari 2023 9:33 WIB
Ilustrasi - Dua pemain Jakarta STIN BIN Farhan Halim dan Isac Santos melakukan blok untuk menghadang bola smes yang dilancarkan pemain Jakarta Pertamina Pertamax Aleksandar Minic (kanan) pada laga PLN Mobile Proliga 2023 seri pertama putaran kedua di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Minggu (5/2/2023). (ANTARA/Rizal Hanafi)
Yogyakarta (ANTARA) - Tim bola voli putra Jakarta STIN BIN menang mudah atas pemain lapis kedua Jakarta Bhayangkara Presisi dengan skor 3-0 (25-21, 25-18, 25-20) pada pertandingan terakhir putaran dua pekan ketiga PLN Mobile Proliga 2023 di GOR UNY Yogyakarta, Minggu.
Kemenangan ini memang pantas untuk Jakarta STIN BIN yang pada pertandingan tersebut turun dengan kekuatan penuh termasuk dua pemain asingnya, Isac Viana Santos dan Rozalin Penchev serta ditopang Dimas Saputra, Farhan Halim serta Jasen Natanael.
Sedangkan Bhayangkara Presisi menurunkan pemain. berbeda saat dikalahkan LaVani. Semua pemain yang diturunkan di set pertama adalah pemain muda yang di antaranya Alvin Daniel Pratama, Rendy Verdian hingga Frisca Abiantama.
Meski mengandalkan pemain muda, Bhayangkara Presisi tetap bermain apik di tengah teror ratusan suporter Jakarta STIN BIN yang terus memberikan dukungan. Pelatih Reidel Toiran juga menikmati permainan tim asuhannya itu.
Kemenangan atas Bhayangkara Presisi menurut asisten pelatih Jakarta STIN BIN Agus Jumaedi memang sesuai dengan harapan. Apalagi menurunkan komposisi pemain utama bukan tanpa alasan.
"Memang kami sengaja menurunkan pemain utama. Ini untuk roling. Apalagi pada pertandingan sebelumnya banyak yang tidak main. Ini demi persiapan final four," kata Agus usai pertandingan.
Menurut dia, pada pertandingan terakhir di Yogyakarta pihaknya bisa mengetahui kesiapan pemain baik pemain utama maupun pelapis. Pihaknya menilai semua pemain dalam kondisi siap.
"Kami tetap berusaha yang terbaik setiap diberikan kesempatan bermain. Memang masih ada kekurangan, tapi kami akan terus berusaha," kata salah satu pemain Jakarta STIN BIN Farhan Halim.
Sementara itu pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi Reidel Toiran mengapresiasi permainan Alvin Daniel dan kawan-kawan. Menurut dia, pemain lapis kedua yang dimiliki terus mengalami peningkatan kemampuan sehingga tidak khawatir untuk laga final four.
"Pertandingan tadi tidak menentukan. Kita sudah di final four. Makanya kami memberikan kesempatan pada pemain lapis kedua. Mereka cukup bagus," katanya saat dikonfirmasi.
Kemenangan ini memang pantas untuk Jakarta STIN BIN yang pada pertandingan tersebut turun dengan kekuatan penuh termasuk dua pemain asingnya, Isac Viana Santos dan Rozalin Penchev serta ditopang Dimas Saputra, Farhan Halim serta Jasen Natanael.
Sedangkan Bhayangkara Presisi menurunkan pemain. berbeda saat dikalahkan LaVani. Semua pemain yang diturunkan di set pertama adalah pemain muda yang di antaranya Alvin Daniel Pratama, Rendy Verdian hingga Frisca Abiantama.
Meski mengandalkan pemain muda, Bhayangkara Presisi tetap bermain apik di tengah teror ratusan suporter Jakarta STIN BIN yang terus memberikan dukungan. Pelatih Reidel Toiran juga menikmati permainan tim asuhannya itu.
Kemenangan atas Bhayangkara Presisi menurut asisten pelatih Jakarta STIN BIN Agus Jumaedi memang sesuai dengan harapan. Apalagi menurunkan komposisi pemain utama bukan tanpa alasan.
"Memang kami sengaja menurunkan pemain utama. Ini untuk roling. Apalagi pada pertandingan sebelumnya banyak yang tidak main. Ini demi persiapan final four," kata Agus usai pertandingan.
Menurut dia, pada pertandingan terakhir di Yogyakarta pihaknya bisa mengetahui kesiapan pemain baik pemain utama maupun pelapis. Pihaknya menilai semua pemain dalam kondisi siap.
"Kami tetap berusaha yang terbaik setiap diberikan kesempatan bermain. Memang masih ada kekurangan, tapi kami akan terus berusaha," kata salah satu pemain Jakarta STIN BIN Farhan Halim.
Sementara itu pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi Reidel Toiran mengapresiasi permainan Alvin Daniel dan kawan-kawan. Menurut dia, pemain lapis kedua yang dimiliki terus mengalami peningkatan kemampuan sehingga tidak khawatir untuk laga final four.
"Pertandingan tadi tidak menentukan. Kita sudah di final four. Makanya kami memberikan kesempatan pada pemain lapis kedua. Mereka cukup bagus," katanya saat dikonfirmasi.
Pewarta : Bayu Kuncahyo
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga emas Kamis 30 April 2026 di Pegadaian: Antam, UBS, dan Galeri24 kompak turun
30 April 2026 8:16 WIB
Prakirakan cuaca Kota Jakarta Rabu 29 April 2026: Potensi diguyur hujan ringan sore hari
29 April 2026 5:33 WIB
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Piala Uber 2026: Thalita Ramadhani taklukkan Sim Yu Jin, Indonesia perkecil skor 1-2
02 May 2026 20:46 WIB