Jayapura (ANTARA) - Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menyatakan, Kelompok Sipil Bersenjata (KSB) kembali menyebar berita hoaks dengan menampilkan foto seorang WNA memegang tiang bendera Bintang Kejora (BK).

WNA yang ditampilkan dalam foto tersebut diungkap sebagai Pilot Susi Air yaitu Philip Mark Mehrtens berkebangsaan Selandia Baru.
 
"Berita yang tersebar di media sosial itu disebar KSB sejak Selasa (7/2)," ujar Saleh, Sabtu.
 
Pangdam yang mengaku masih berada di Timika menyatakan, berita itu tidak benar atau hoaks karena setelah ditelisik, ternyata foto dan berita tersebut pernah muncul setahun yang lalu tepatnya 24 Pebruari 2022 lalu.
 
Dalam medsos tersebut terlihat sang bule sedang berada di tengah-tengah sekelompok pria yang menggenggam senjata laras panjang.
 
WNA tersebut mengenakan celana hingga selutut tersebut juga terlihat memegang tiang bendera Bintang Kejora.
 
"Proses pencarian terhadap pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens asal Selandia Baru terus dilakukan aparat keamanan dari penyanderaan gerombolan KST di wilayah Kabupaten Nduga, " jelas Saleh.
 
Menurutnya, pilot yang menerbangkan pesawat jenis Pilatus Porter milik Susi Air diduga masih bersama kelompok KSB pimpinan Egianus Kogoya.
 
Pencarian dilakukan sesuai dengan kondisi di lapangan, tegas Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Saleh.
 
Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O. Sembiring menambahkan, KSB menyebar berita ke masyarakat Paro Kabupaten Nduga bahwa TNI akan melancarkan operasi militer dan mengancam masyarakat.
 
"Semua itu tidak benar, karena itu adalah upaya provokasi gerombolan KSB dan simpatisannya," jelas Danrem 172/PWY Brigjen TNI Sembiring.
 
Pesawat Susi Air yang dipiloti Philip Mark Mehrtens berkebangsaan Selandia Baru, Selasa Selasa pagi (7/2) dibakar KSB pimpinan Egianus Kogoya di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan.

Pewarta : Evarukdijati
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2024