Perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro Palembang digelar kembali
Jumat, 3 Februari 2023 19:37 WIB
Pulau Kemaro Palembang. (ANTARA/Yudi Abdullah/23)
Palembang (ANTARA) - Perayaan Cap Go Meh atau puncak perayaan Tahun Baru Imlek yang dipusatkan di Pulau Kemaro, Palembang, Sumatera Selatan kembali digelar setelah dua tahun ditiadakan karena pandemi COVID-19.
Panitia Cap Go Meh, Tjik Harun di Palembang, Jumat, mengatakan perayaan hari ke lima belas Tahun Baru Imlek itu digelar selama dua hari mulai 3 Februari 2023 setelah melihat perkembangan kondisi endemi memungkinkan untuk digelar keramaian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Untuk menggelar Cap Go Meh, panitia berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Palembang dan aparat keamanan setempat dari Polrestabes dan Kodim 0418.
Sedangkan untuk memfasilitasi pengunjung warga keturunan Tiong Hoa melakukan ritual keagamaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro yang berada di tengah Sungai Musi itu, pihaknya membangun jembatan penyeberangan dan menyiapkan beberapa kapal tongkang di dermaga penyeberangan kawasan Pasar 16 Ilir Palembang.
Mengenai pengunjung yang akan melakukan ritual Cap Go Meh di Pulau Kemaro diperkirakan mencapai ribuan orang warga Tiong Hoa dari berbagai daerah dalam dan luar Sumsel bahkan ada yang berasal dari luar negeri seperti Singapura.
"Hadir dalam perayaan Cap Go Meh tahun ini tetap ada pengunjung dari luar negeri, namun jumlahnya hanya puluhan orang, padahal dalam kondisi sebelum pandemi CIVID-19 bisa ratusan bahkan ribuan orang," ujar Tjik Harun.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro berdampak positif pada usaha pariwisata.
"Dampak positif Cap Go Meh di Pulau Kemaro sangat banyak, hotel-hotel maupun restoran ramai pengunjung, dan bisa sebagai ajang promosi wisata," ujarnya.
Panitia Cap Go Meh, Tjik Harun di Palembang, Jumat, mengatakan perayaan hari ke lima belas Tahun Baru Imlek itu digelar selama dua hari mulai 3 Februari 2023 setelah melihat perkembangan kondisi endemi memungkinkan untuk digelar keramaian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Untuk menggelar Cap Go Meh, panitia berkoordinasi dengan jajaran Pemerintah Kota Palembang dan aparat keamanan setempat dari Polrestabes dan Kodim 0418.
Sedangkan untuk memfasilitasi pengunjung warga keturunan Tiong Hoa melakukan ritual keagamaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro yang berada di tengah Sungai Musi itu, pihaknya membangun jembatan penyeberangan dan menyiapkan beberapa kapal tongkang di dermaga penyeberangan kawasan Pasar 16 Ilir Palembang.
Mengenai pengunjung yang akan melakukan ritual Cap Go Meh di Pulau Kemaro diperkirakan mencapai ribuan orang warga Tiong Hoa dari berbagai daerah dalam dan luar Sumsel bahkan ada yang berasal dari luar negeri seperti Singapura.
"Hadir dalam perayaan Cap Go Meh tahun ini tetap ada pengunjung dari luar negeri, namun jumlahnya hanya puluhan orang, padahal dalam kondisi sebelum pandemi CIVID-19 bisa ratusan bahkan ribuan orang," ujar Tjik Harun.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro berdampak positif pada usaha pariwisata.
"Dampak positif Cap Go Meh di Pulau Kemaro sangat banyak, hotel-hotel maupun restoran ramai pengunjung, dan bisa sebagai ajang promosi wisata," ujarnya.
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor : Syarif Abdullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Panitia Cap Go Meh buat jembatan ponton untuk akses ke Pulau Kemaro
07 February 2025 14:12 WIB, 2025
Hari Jumat, pengunjung perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro tetap membludak
23 February 2024 18:48 WIB, 2024
Polrestabes Palembang kerahkan ratusan personel kawal momen Cap Go Meh
04 February 2023 13:13 WIB, 2023
Terpopuler - Pariwisata
Lihat Juga
PLTU Banjarsari-FPTI Lahat kembangkan wisata 'waterfall rappelling' di Curug Perigi
24 April 2026 11:40 WIB
Targetkan 30 juta wisatawan, Pemprov Sumsel perkuat promosi pariwisata daerah
07 April 2026 6:56 WIB
Kunjungan wisatawan Pantai Parangtritis tembus 50 ribu orang selama libur Lebaran
24 March 2026 20:12 WIB