Palembang (ANTARA) - PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang yang merupakan anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) meraih penghargaan Anugerah Program Kinerja Penilaian Peringkat Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (Proper) peringkat emas tahun 2022.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin di Istana Negara Jakarta kepada Direktur Utama Pusri Tri Wahyudi Saleh, Kamis (29/12).

Mengusung Tmtema “Recover Together, Recover Stronger”, sebanyak 51 perusahaan berhasil meraih Proper Emas.

Proper merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bagi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan hidup.

Dalam sambutannya, Wapres mengucapkan selamat kepada seluruh penerima anugerah Proper Emas yang menjadi bukti kinerja perusahaan yang terdepan dalam pengelolaan lingkungan. 

“Saudara-saudara menjadi inspirasi dan motivasi bagi perusahaan lain dalam mengelola lingkungan dengan program-program inovasi yang berkelanjutan,” kata Wapres.

Pada 2022 ini terdapat perubahan dan pengembangan dalam variable penilaian yaitu berkembang menjadi kerangka green leadership sebagai kebijakan green industry.

Adapun kriteria pengelolaan lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat dalam Proper meliputi sistem manajemen lingkungan, efisiensi energi, penurunan emisi dan gas rumah kaca, efisiensi air, penurunan dan pemanfaatan limbah B3, pengelolaan 3R sampah, perlindungan keanekaragaman hayati, pengembangan masyarakat, penerapan Life Cycle Assessment serta Social Return of Invesment.
 
Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya dalam laporannya menyampaikan bahwa terdapat 51 perusahaan dengan penilaian Proper peringkat emas, 170 perusahaan peringkat hijau, 2.031 perusahaan peringkat biru, 887 perusahaan peringkat merah, 2 perusahaan peringkat hitam, serta 59 perusahaan tidak dapat diumumkan karena sedang berproses di Ditjen Gakkum KLHK dan tidak lagi beroperasi. 

Penilaian dilakukan oleh Dewan Pertimbangan Proper yang imparsial, independen, dan beranggotakan dari unsur akademisi dan tokoh masyarakat. Adapun variabel penilaian terus berkembang dari waktu ke waktu yang ditetapkan dan disusun secara konseptual.
 
“Semakin banyak perusahaan yang menjadi agen dan melibatkan pemangku kepentingan dan membantu mengurangi jejak dampak lingkungan,” kata Siti Nurbaya.

Tri Wahyudi Saleh menyampaikan terima kasih atas kerja keras seluruh insan Pusri yang bersama-sama memberikan yang terbaik agar Pusri mendapatkan Proper Emas.

“Alhamdulillah Proper Emas ini merupakan harapan kita semua, melalui Program Sehat Sejahtera (Sesera) Pusri berhasil raih penghargaan ini. Saya sangat mengapresiasi atas prestasi Insan Pusri. Kerja yang luar biasa dari kita semua berbuah manis dan sangat membanggakan,” kata Tri.

“Kami akan selalu berupaya dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Melalui pengembangan serta program-program yang ditujukan untuk masyarakat lingkungan. Serta kami akan terus meningkatkan inovasi dan kinerja lingkungan perusahaan, agar dapat mempertahankan Proper Emas,” kata Tri.

Pewarta : Dolly Rosana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024