Manny Pacquiao kembali ke ring berduel dengan YouTuber Korses
Minggu, 11 Desember 2022 19:55 WIB
YouTuber Korea Selatan D.K. Yoo bertarung dengan Manny Pacquiao asal Filipina pada laga ekshibisi di KINTEX arena, pinggiran kota Seoul, Korea Selatan, Minggu (11/12/2020). AFP/JUNG YEON-JE
Jakarta (ANTARA) - Petinju Filipina Manny Pacquiao kembali ke ring pada Minggu untuk pertama kalinya sejak memutuskan pensiun bertarung tahun lalu, melawan YouTuber Korea Selatan (Korsel) dalam pertandingan ekshibisi di dekat Seoul.
Petarung berusia 43 tahun yang menjadi politisi itu memutuskan mundur dari dunia tinju untuk fokus mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina meskipun upayanya gagal. Dia juga merupakan senator yang menjabat antara 2016 hingga Mei tahun ini.
Pada Minggu, Pacquiao melawan D.K. Yoo di pinggiran ibukota Korsel dalam laga untuk menggalang dana bagi Ukraina dan tuna wisma Filipina.
Mengenakan jubah merah berkilau dengan hiasan warna emas, Pacquiao muncul di KINTEX arena di Goyang dan disambut riuh penonton.
Lawannya Yoo, seorang bintang internet dan menggeluti bela diri, menjalani kali kedua bertarung di ring tinju setelah laga ekshibisi melawan atlet UFC Bradley Scott.
Yoo, yang dijuluki Bruce Lee Korea di negaranya, bukan tandingan bagi Pacquiao meskipun ia lebih tinggi dan berat.
Sang bintang Korsel kelelahan dan kehabisan nafas setelah ronde kedua ketika Pacquiao yang tak kehilangan kecepatannya maju dengan pukulan-pukulan cepat.
Pacquiao, yang genap 44 tahun pekan depan, dinyatakan sebagai pemenang oleh juri dan mengisyaratkan ia kemungkinan bakal tampil di atas ring lagi.
Pada sesi wawancara di televisi, Pacquiao mengatakan akan terus berlatih untuk mengembalikan bentuk tubuh dan performanya. Ketika ditanya soal prospek bertarung pada 2023, ia menjawab: "Kita lihat saja."
Sebelum pertandingan hari itu, Pacquiao mengatakan ia mungkin belum sepenuhnya meninggalkan tinju, menyebut laga tersebut sebagai "batu pijakan yang bagus untuk kembali."
"Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk kembali ke ring," kata dia dikutip AFP. "Saya kira mudah untuk pensiun... Saya sangat merindukan tinju."
Pacquiao, pemegang beberapa gelar dunia menggantungkan sarung tinjunya dengan catatan 62-8-2 setelah memenangi 12 gelar mayor dalam delapan kelas.
"Saya merasa kesepian ketika saya pensiun dari tinju," kata dia.
Petarung berusia 43 tahun yang menjadi politisi itu memutuskan mundur dari dunia tinju untuk fokus mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina meskipun upayanya gagal. Dia juga merupakan senator yang menjabat antara 2016 hingga Mei tahun ini.
Pada Minggu, Pacquiao melawan D.K. Yoo di pinggiran ibukota Korsel dalam laga untuk menggalang dana bagi Ukraina dan tuna wisma Filipina.
Mengenakan jubah merah berkilau dengan hiasan warna emas, Pacquiao muncul di KINTEX arena di Goyang dan disambut riuh penonton.
Lawannya Yoo, seorang bintang internet dan menggeluti bela diri, menjalani kali kedua bertarung di ring tinju setelah laga ekshibisi melawan atlet UFC Bradley Scott.
Yoo, yang dijuluki Bruce Lee Korea di negaranya, bukan tandingan bagi Pacquiao meskipun ia lebih tinggi dan berat.
Sang bintang Korsel kelelahan dan kehabisan nafas setelah ronde kedua ketika Pacquiao yang tak kehilangan kecepatannya maju dengan pukulan-pukulan cepat.
Pacquiao, yang genap 44 tahun pekan depan, dinyatakan sebagai pemenang oleh juri dan mengisyaratkan ia kemungkinan bakal tampil di atas ring lagi.
Pada sesi wawancara di televisi, Pacquiao mengatakan akan terus berlatih untuk mengembalikan bentuk tubuh dan performanya. Ketika ditanya soal prospek bertarung pada 2023, ia menjawab: "Kita lihat saja."
Sebelum pertandingan hari itu, Pacquiao mengatakan ia mungkin belum sepenuhnya meninggalkan tinju, menyebut laga tersebut sebagai "batu pijakan yang bagus untuk kembali."
"Ini adalah kesempatan yang sangat baik untuk kembali ke ring," kata dia dikutip AFP. "Saya kira mudah untuk pensiun... Saya sangat merindukan tinju."
Pacquiao, pemegang beberapa gelar dunia menggantungkan sarung tinjunya dengan catatan 62-8-2 setelah memenangi 12 gelar mayor dalam delapan kelas.
"Saya merasa kesepian ketika saya pensiun dari tinju," kata dia.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Para capres Filipina masuki babak akhir rayu pemilih, Mantan juara tinju Manny Pacquiao didukung tujuh persen
03 May 2022 18:29 WIB, 2022
Spence Jr dan Yordenis Ugas sepakat duel penyatuan gelar pada 16 April
10 February 2022 14:54 WIB, 2022
Freddie Roach terima sabuk WBC setelah antar Magsayo jadi juara dunia
10 February 2022 13:16 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Semen Padang vs PSIM Yogyakarta berakhir 0-0, Kabau Sirah gagal keluar dari zona degradasi
05 March 2026 5:16 WIB
Hasil Piala Raja: Atletico Madrid melaju ke final meski takluk 0-3 dari Barcelona
04 March 2026 9:48 WIB
Hasil Liga Inggris: Liverpool takluk 1-2 di markas Wolves, gagal tembus empat besar
04 March 2026 9:45 WIB
Hindari ancaman bom di Riyadh, Cristiano Ronaldo evakuasi jet mewahnya ke Spanyol
03 March 2026 19:15 WIB