Gregoria melaju ke final pertama tur dunia BWF di Australian Open
Sabtu, 19 November 2022 14:51 WIB
Gregoria Mariska Tunjung. ANTARA/HO-dokumentasi PP PBSI/pri.
Jakarta (ANTARA) - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung untuk pertama kalinya melaju ke final tur dunia BWF setelah menyingkirkan wakil China Han Yue dalam semifinal Australian Open 2022 di Quay Centre, Sydney, Sabtu.
Setelah bertarung selama 56 menit, Gregoria akhirnya menang 18-21, 21-16, 21-14 atas Han Yue, yang mengalahkannya pada semifinal Hylo Open 2022, Oktober lalu.
“Setelah lama tidak ke final turnamen level world tour, saya kini bisa lagi ke final di turnamen seperti di Australian Open ini. Terus terang saya juga kangen juara," ujar Gregoria yang terakhir juara di Finish Open 2018 itu, dalam keterangan tertulis PBSI.
Meski kehilangan gim pertama, Gregoria berhasil merebut gim kedua berkat permainan ngotot dan bertahan. Dia juga menyebut belajar banyak dari kekalahan sebelumnya atas Han di Hylo Open 2022.
Pada gim ketiga dalam kondisinya yang sudah kelelahan, Gregoria hanya berprinsip untuk bermain bertahan dan tidak menyerah hingga poin terakhir.
"Memang pada awal gim ketiga saya masih sempat belum masuk dan buru-buru juga. Tetapi dengan memaksa, saya akhirnya bisa unggul 11-8 dan terus memimpin dan makin yakin. Saya tetap terus memaksakan diri. Saya tidak mikir sudah unggul jauh. Saya malah lebih hati-hati sebelum gim berakhir," ungkapnya.
Pada final, Gregoria menghadapi tantangan berat karena akan bertemu unggulan pertama, An Se Young asal Korea Selatan yang di semifinal mengalahkan Pornpawee Chochuwong dari Thailand 21-16, 21-11.
"Besok saya ingin lebih memaksa lagi. Maklum, dia bukan lawan mudah. Lawan kelasnya sudah di atas saya. Besok saya tidak boleh gampang nyerah. Coba memaksimalkan yang ada," tutur juara dunia junior 2017 itu.
Ini merupakan final pertama bagi Gregoria dalam turnamen berformat tur dunia BWF. Tunggal putri peringkat ke-19 dunia itu sebelumnya sudah pernah menjejakkan kaki ke empat semifinal turnamen tahun ini namun selalu gagal melaju ke partai puncak.
Setelah bertarung selama 56 menit, Gregoria akhirnya menang 18-21, 21-16, 21-14 atas Han Yue, yang mengalahkannya pada semifinal Hylo Open 2022, Oktober lalu.
“Setelah lama tidak ke final turnamen level world tour, saya kini bisa lagi ke final di turnamen seperti di Australian Open ini. Terus terang saya juga kangen juara," ujar Gregoria yang terakhir juara di Finish Open 2018 itu, dalam keterangan tertulis PBSI.
Meski kehilangan gim pertama, Gregoria berhasil merebut gim kedua berkat permainan ngotot dan bertahan. Dia juga menyebut belajar banyak dari kekalahan sebelumnya atas Han di Hylo Open 2022.
Pada gim ketiga dalam kondisinya yang sudah kelelahan, Gregoria hanya berprinsip untuk bermain bertahan dan tidak menyerah hingga poin terakhir.
"Memang pada awal gim ketiga saya masih sempat belum masuk dan buru-buru juga. Tetapi dengan memaksa, saya akhirnya bisa unggul 11-8 dan terus memimpin dan makin yakin. Saya tetap terus memaksakan diri. Saya tidak mikir sudah unggul jauh. Saya malah lebih hati-hati sebelum gim berakhir," ungkapnya.
Pada final, Gregoria menghadapi tantangan berat karena akan bertemu unggulan pertama, An Se Young asal Korea Selatan yang di semifinal mengalahkan Pornpawee Chochuwong dari Thailand 21-16, 21-11.
"Besok saya ingin lebih memaksa lagi. Maklum, dia bukan lawan mudah. Lawan kelasnya sudah di atas saya. Besok saya tidak boleh gampang nyerah. Coba memaksimalkan yang ada," tutur juara dunia junior 2017 itu.
Ini merupakan final pertama bagi Gregoria dalam turnamen berformat tur dunia BWF. Tunggal putri peringkat ke-19 dunia itu sebelumnya sudah pernah menjejakkan kaki ke empat semifinal turnamen tahun ini namun selalu gagal melaju ke partai puncak.
Pewarta : Shofi Ayudiana
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Enam wakil tuan rumah siap tampil di perempat final Indonesia Masters
24 January 2025 12:07 WIB, 2025
BWF umumkan daftar pebulutangkis teratas WTF 2024, pemain Indonesia di urutan berapa ?
27 November 2024 11:12 WIB, 2024
Leo/Bagas, Gregoria, dan Rehan/Lisa awali perjuangandi Denmark Open 2024
15 October 2024 15:35 WIB, 2024
Jonatan Christie dan Gregoria berjuang rebut tiket final Arctic Open 2024
12 October 2024 10:29 WIB, 2024
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Lolos semifinal Swiss Open 2026, Anthony Ginting sebut keluarga jadi motivasinya bangkit usai cedera
14 March 2026 8:56 WIB
Meski unggul agregat, Luis Enrique tegaskan PSG tak akan bermain aman di markas Chelsea
13 March 2026 8:59 WIB