Baturaja (ANTARA) - Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, mendistribusikan sebanyak 343 kartu tani kepada kelompok tani di Desa Belatung, Kecamatan Lubuk Batang.

"Kartu tani yang didistribusikan hari ini sebagai pengganti kartu lama yang sudah tidak berlaku lagi," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian OKU, Agus Paharyono didampingi Kasi Pupuk dan Pestisida, Syahroni di Baturaja, Rabu.

Dia menjelaskan, kartu pengganti tersebut diterbitkan oleh Bank BRI secara bertahap untuk disalurkan kepada ribuan petani di Kabupaten OKU guna mempermudah dalam membeli pupuk bersubsidi.

Para pemegang kartu tani lama bergambar tukang traktor yang sudah tidak berlaku lagi dapat melakukan penggantian kartu baru dengan syarat membawa KTP elektronik, kartu keluarga, kartu tani lama dan membawa buku rekening ke Kantor BRI di wilayah masing-masing.

"Dari 16 ribu jumlah petani di OKU yang terdaftar di Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), tercatat sebanyak 8.377 orang di antaranya sudah mengajukan penggantian kartu tani baru dan ditargetkan akan disalurkan hingga 31 Desember 2022," ujarnya.

Dia menjelaskan,  fungsi kartu ini masih sama yaitu untuk mempermudah petani dalam membeli pupuk bersubsidi untuk tanaman dengan harga terjangkau.

Menurut dia, sistem penyaluran pupuk bersubsidi ini tidak lagi dilakukan secara manual, namun dengan sistem elektronik karena dinilai lebih efektif agar bantuan tepat sasaran.

Para petani dapat membeli pupuk dengan harga terjangkau menggunakan kartu tani di 39 kios pengecer di Kabupaten OKU yang sudah dilengkapi mesin EDC.

"Ditargetkan per 1 Januari 2023 kartu tani yang didistribusikan ini mulai bisa digunakan sesuai peruntukannya," ujarnya.


Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026