Warga resah buaya muncul ke permukaan rawa
Jumat, 27 Mei 2022 23:52 WIB
Buaya muara ukuran tiga meter naik ke permukaan perumahan warga di Tanjungpinang, Kepri, Jumat (27/5). ANTARA/HO-Damkar Tanjungpinang
Tanjungpinang (ANTARA) - Warga Perumahan Griya Hang Lekir Indah di Kilometer 9 Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), resah dengan kemunculan buaya muara di permukaan rawa sekitar rumah mereka, Jumat (27/5).
Seorang warga Yani mengatakan buaya berukuran panjang sekitar 3 meter itu tiba-tiba muncul di permukaan rawa-rawa, persisnya di belakang perumahan tersebut.
"Buaya kerap muncul dalam setahun terakhir dan ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan warga terutama anak-anak," kata Yani.
Yani dan keluarga yang sudah 4 tahun tinggal di perumahan tersebut meminta Pemkot Tanjungpinang segera mencari solusi penanganan buaya sehingga warga merasa aman dan nyaman tinggal di perumahan setempat.
"Tadi kami langsung lapor ke Dinas Pemadam Kebakaran setelah melihat ada buaya di sini," ujar Yani.
Sementara itu, Analis Ahli Muda Dinas Pemadam Kebakaran Tanjungpinang Eka Syahputra menyampaikan pihaknya langsung ke lokasi kejadian usai menemukan laporan warga yang melihat buaya di perumahan Griya Hang Lekir Indah.
Namun sampai saat tiba di lokasi, katanya, buaya tersebut sudah pergi dan diduga bersembunyi di area rawa-rawa yang ada di lingkup perumahan sekitar.
"Kita bersama warga akan berupaya menangkap buaya itu dengan cara memancing menggunakan umpan daging," ujar Eka.
Ia juga mengimbau warga perumahan setempat, khususnya anak kecil untuk sementara lebih berhati-hati dan tidak bermain di permukaan rawa-rawa untuk menghindari konflik antara manusia dan buaya.
Seorang warga Yani mengatakan buaya berukuran panjang sekitar 3 meter itu tiba-tiba muncul di permukaan rawa-rawa, persisnya di belakang perumahan tersebut.
"Buaya kerap muncul dalam setahun terakhir dan ini dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan warga terutama anak-anak," kata Yani.
Yani dan keluarga yang sudah 4 tahun tinggal di perumahan tersebut meminta Pemkot Tanjungpinang segera mencari solusi penanganan buaya sehingga warga merasa aman dan nyaman tinggal di perumahan setempat.
"Tadi kami langsung lapor ke Dinas Pemadam Kebakaran setelah melihat ada buaya di sini," ujar Yani.
Sementara itu, Analis Ahli Muda Dinas Pemadam Kebakaran Tanjungpinang Eka Syahputra menyampaikan pihaknya langsung ke lokasi kejadian usai menemukan laporan warga yang melihat buaya di perumahan Griya Hang Lekir Indah.
Namun sampai saat tiba di lokasi, katanya, buaya tersebut sudah pergi dan diduga bersembunyi di area rawa-rawa yang ada di lingkup perumahan sekitar.
"Kita bersama warga akan berupaya menangkap buaya itu dengan cara memancing menggunakan umpan daging," ujar Eka.
Ia juga mengimbau warga perumahan setempat, khususnya anak kecil untuk sementara lebih berhati-hati dan tidak bermain di permukaan rawa-rawa untuk menghindari konflik antara manusia dan buaya.
Pewarta : Ogen
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harimau sumatera meresahkan warga Solok bertambah satu ekor masuk perangkap
28 June 2020 21:37 WIB, 2020
Meresahkan masyarakat Dinsos jaring manusia silver meminta sumbangan di jalan
12 June 2020 15:54 WIB, 2020
Gubernur Sumatera Selatan minta tim pindahkan harimau yang meresahkan
02 January 2020 11:46 WIB, 2020
Meresahkan masyarakat, Polisi tembak mati pimpinan geng motor Independent
01 November 2019 16:45 WIB, 2019
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Tiket mudik gratis Lebaran 2026 Kota Medan ludes, 4.000 peserta siap berangkat
13 March 2026 8:41 WIB
Prakiraan cuaca Jakarta Rabu 11 Maret 2026, waspadai hujan ringan pada siang hari
11 March 2026 8:41 WIB
Daftar wilayah banjir Jakarta Minggu ini: Pela Mampang jadi titik terdalam hingga 150 cm
08 March 2026 8:13 WIB