Baturaja (ANTARA) - Kepolisan Resor Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan mengawal pendistribusian puluhan ton minyak goreng curah dan kemasan ke sejumlah distributor di daerah itu.

Kapolres Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP Danu Agus Purnomo melalui Kasi Humas, AKP Syafaruddin di Baturaja, Sabtu mengatakan, pengawalan tersebut dilakukan guna memastikan pendistribusian minyak goreng tepat sasaran.

Puluhan ton minyak goreng itu didistribusikan ke beberapa distributor antara lain PT Baturaja Sejahtera, Produsen PT Tunas Baru Lampung, Gudang Wijaya Maju Sejahtera dan sejumlah toko sembako di kawasan Pasar Baru Baturaja.

Menurut dia, secara kontinu Satuan Intelkam Polres OKU juga berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan kabupaten setempat untuk mendata pendistribusian minyak dari distributor ke pasaran yang ada di wilayah itu.

"Dengan adanya penambahan distribusi ini dapat dipastikan minyak goreng tidak lagi langka di pasaran di Kabupaten OKU," ujarnya.

Sementara itu, Pengawas Kemetrologian Disperindag Ogan Komering Ulu (OKU), Octa Liyandi sebelumnya mengatakan, puluhan ton minyak goreng yang didistribusikan tersebut merupakan suplai dari Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel untuk memenuhi kebutuhan masyarakat OKU.

Sebelumnya pihaknya juga mendapat kuota sebanyak 38 ton minyak goreng yang disuplai dari PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) pada Ramadhan lalu.

Sebanyak 38 ton minyak goreng curah itu langsung didistribusikan ke tiga tempat meliputi Toko Hendra Pasar Baru, Toko 998 dan CV Baturaja Sejahtera, Kabupaten OKU.

Toko-toko tersebut menjual minyak goreng curah dengan harga Rp15.500 per kilogram untuk masyarakat semua kalangan.

"Dalam pembelian, masyarakat tidak dibatasi atau dapat membeli dalam jumlah banyak," ujar dia.
Baca juga: Sumsel mendapat tambahan kuota minyak goreng curah menjadi 14.600 ton/bulan
Baca juga: Presiden Jokowi: BLT minyak goreng jangan untuk beli pulsa

 

Pewarta : Edo Purmana
Uploader : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2024