Ganda campuran Praveen/Melati mundur akibat cedera
Sabtu, 30 April 2022 18:54 WIB
Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mundur dari babak semifinal Kejuaraan Asia 2022 akibat cedera pinggang di Manila, Filipina, Sabtu (30/4/2022). HO/PP PBSI
Jakarta (ANTARA) - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti terpaksa mundur dari babak semifinal Kejuaraan Asia 2022 akibat cedera pinggang yang dialami oleh Praveen sejak babak perempat final kemarin.
Jordan/Melati yang sedang menghadapi pasangan asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong sebenarnya sempat tampil apik di awal gim pertama. Namun pergerakan Jordan yang sangat terbatas membuat permainan pasangan nomor lima dunia tak berkembang.
"Jordan ada masalah dengan pinggangnya. Mulai terasa sejak babak perempat final kemarin. Tadi coba main dulu tapi ternyata tidak maksimal," kata pelatih Vita Marissa seperti dilansir keterangan tertulis PP PBSI di Jakarta, Sabtu.
Setelah mengakhiri pertandingan dengan skor 8-21, kini Praveen akan menjalani pemeriksaan medis dan pemulihan.
"Sekarang dia akan pemulihan dulu, saya harap tidak terlalu parah dan bersiap untuk turnamen selanjutnya," kata Vita menambahkan.
Sementara itu, Praveen mengaku merasakan sakit di bagian pinggang sehingga membuat pergerakannya sangat terbatas.
"Saya sudah minum obat dan terapi kemarin, tapi tadi pas main sakitnya sangat terasa. Pergerakan terbatas, jadi daripada lebih parah nantinya, saya memutuskan untuk mundur," pungkas Praveen.
Pada babak semifinal, Indonesia masih menyisakan empat wakil yang akan terlibat persaingan dengan sesama rekan senegara. Pada nomor tunggal putra, Jonatan Christie akan melawan Chico Aura Dwi Wardoyo. Sedangkan di nomor ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan menghadapi juniornya yaitu Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Jordan/Melati yang sedang menghadapi pasangan asal China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong sebenarnya sempat tampil apik di awal gim pertama. Namun pergerakan Jordan yang sangat terbatas membuat permainan pasangan nomor lima dunia tak berkembang.
"Jordan ada masalah dengan pinggangnya. Mulai terasa sejak babak perempat final kemarin. Tadi coba main dulu tapi ternyata tidak maksimal," kata pelatih Vita Marissa seperti dilansir keterangan tertulis PP PBSI di Jakarta, Sabtu.
Setelah mengakhiri pertandingan dengan skor 8-21, kini Praveen akan menjalani pemeriksaan medis dan pemulihan.
"Sekarang dia akan pemulihan dulu, saya harap tidak terlalu parah dan bersiap untuk turnamen selanjutnya," kata Vita menambahkan.
Sementara itu, Praveen mengaku merasakan sakit di bagian pinggang sehingga membuat pergerakannya sangat terbatas.
"Saya sudah minum obat dan terapi kemarin, tapi tadi pas main sakitnya sangat terasa. Pergerakan terbatas, jadi daripada lebih parah nantinya, saya memutuskan untuk mundur," pungkas Praveen.
Pada babak semifinal, Indonesia masih menyisakan empat wakil yang akan terlibat persaingan dengan sesama rekan senegara. Pada nomor tunggal putra, Jonatan Christie akan melawan Chico Aura Dwi Wardoyo. Sedangkan di nomor ganda putra, pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan menghadapi juniornya yaitu Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Indonesia raih dua emas kompetisi balapan sepeda lintasan Track Asia Cup 2026
01 February 2026 9:47 WIB
Kota Palembang matangkan persiapan jelang kejuaraan Asia Mini Football 2026
25 January 2026 10:30 WIB
Suriah raih tiket ke Piala Asia 2027, Vietnam dan Malaysia berpeluang menyusul
15 October 2025 5:25 WIB
Bandara SMB II Palembang raih penghargaan bandara terbaik di Asia Pasifik
12 September 2025 8:44 WIB