Inzaghi sebut Inter Milan termotivasi tinggi hadapi Liverpool
Selasa, 8 Maret 2022 9:04 WIB
Pemain Inter Milan Edin Dzeko bereaksi setelah timnya kalah dari Liverpool 2-0 pada pertandingan 16 besar leg pertama Liga Champions di San Siro, Milan, Italia, Rabu (16/2/2022). REUTERS/Alessandro Garofalo/FOC/djo
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Inter Simone Inzaghi mengaku ia beserta timnya termotivasi tinggi menjelang laga menghadapi Liverpool pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Anfield, Liverpool, Selasa malam waktu setempat.
Dikutip dari situs resmi klub, Selasa, Inzaghi menjelaskan hasil pada leg pertama mengecewakan ia dan tim karena Inter mampu tampil bagus dan laga di Anfield mereka akan menghadapi salah satu tim terbaik di Eropa.
"Hasil leg pertama sangat mengecewakan karena kami bermain bagus. Laga di Anfield akan sangat sulit melawan salah satu tim terbaik di Eropa, tapi motivasi kami sangat tinggi," tegas Inzaghi.
Pelatih asal Italia itu mengatakan, pada pertandingan nanti Inter perlu mencetak gol di babak pertama agar bisa membuat perbedaan besar, meski hal tersebut tidak akan mudah.
Inzaghi mengatakan hanya memiliki tiga hari untuk mempersiapkan tim untuk menghadapi Liverpool, setelah sebelumnya mengalahkan Salernitana 5-0 pada pekan ke-28 Liga Italia, Jumat malam waktu setempat.
Mantan pelatih Lazio itu mengatakan, anak asuhnya menyadari Liverpool merupakan salah satu tim terbaik di Eropa dan sulit mengalahkan The Reds di kandangnya.
"Kami memasuki laga ini dalam keadaan tertinggal dan tentunya mencetak gol pada babak pertama bisa membuat perbedaan besar. Tidak akan mudah, tapi kami punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan diri," terang Inzaghi.
"Para pemain berfokus dan tahu apa yang sudah menanti. Liverpool adalah salah satu tim terbaik di Eropa dan mereka bahkan lebih sulit lagi untuk dikalahkan di kandang mereka sendiri,” sambungnya.
Inter harus memenangkan pertandingan dengan selisih tiga gol atas Liverpool jika mereka ingin melaju ke perempat final Liga Champions.
Pada pertemuan sebelumnya, Inter harus mengakui keunggulan Liverpool dengan skor 0-2 setelah gawang Samir Handanovic dibobol oleh Roberto Firmino dan Mohamed Salah di Stadion San Siro, Milan, tiga minggu yang lalu.
Dikutip dari situs resmi klub, Selasa, Inzaghi menjelaskan hasil pada leg pertama mengecewakan ia dan tim karena Inter mampu tampil bagus dan laga di Anfield mereka akan menghadapi salah satu tim terbaik di Eropa.
"Hasil leg pertama sangat mengecewakan karena kami bermain bagus. Laga di Anfield akan sangat sulit melawan salah satu tim terbaik di Eropa, tapi motivasi kami sangat tinggi," tegas Inzaghi.
Pelatih asal Italia itu mengatakan, pada pertandingan nanti Inter perlu mencetak gol di babak pertama agar bisa membuat perbedaan besar, meski hal tersebut tidak akan mudah.
Inzaghi mengatakan hanya memiliki tiga hari untuk mempersiapkan tim untuk menghadapi Liverpool, setelah sebelumnya mengalahkan Salernitana 5-0 pada pekan ke-28 Liga Italia, Jumat malam waktu setempat.
Mantan pelatih Lazio itu mengatakan, anak asuhnya menyadari Liverpool merupakan salah satu tim terbaik di Eropa dan sulit mengalahkan The Reds di kandangnya.
"Kami memasuki laga ini dalam keadaan tertinggal dan tentunya mencetak gol pada babak pertama bisa membuat perbedaan besar. Tidak akan mudah, tapi kami punya waktu tiga hari untuk mempersiapkan diri," terang Inzaghi.
"Para pemain berfokus dan tahu apa yang sudah menanti. Liverpool adalah salah satu tim terbaik di Eropa dan mereka bahkan lebih sulit lagi untuk dikalahkan di kandang mereka sendiri,” sambungnya.
Inter harus memenangkan pertandingan dengan selisih tiga gol atas Liverpool jika mereka ingin melaju ke perempat final Liga Champions.
Pada pertemuan sebelumnya, Inter harus mengakui keunggulan Liverpool dengan skor 0-2 setelah gawang Samir Handanovic dibobol oleh Roberto Firmino dan Mohamed Salah di Stadion San Siro, Milan, tiga minggu yang lalu.
Pewarta : Aldi Sultan
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Xavi Alonso dan Simone Inzaghi diadu dalam meramu tim di Grup H Piala Dunia Antarklub
14 June 2025 7:01 WIB
Simone Inzaghi kepincut tawaran fantastis Al Hilal, pilih pergi dari Inter Milan
04 June 2025 7:13 WIB