Coldplay akan berhenti bermusik pada 2025
Jumat, 24 Desember 2021 11:16 WIB
Coldplay beraksi dalam gelaran 49th Annual American Music Award. (ANTARA FOTO/REUTERS/Mario Anzuoni/foc.)
Jakarta (ANTARA) - Vokalis Coldplay Chris Martin mengungkapkan bahwa band-nya akan berhenti membuat musik pada tahun 2025.
Martin membuat pengumuman selama acara radio prarekaman BBC, yang ia presentasikan bersama dengan pembawa acara Inggris Jo Whiley.
“Akankah tiba saatnya Coldplay berhenti?” Whiley bertanya pada Martin.
"Yah, aku tahu -- aku bisa memberitahumu," jawabnya terbata-bata. "Saya pikir kami memiliki tiga lagi rekaman, dan (rekaman) terakhir kami akan keluar tepat pada akhir tahun 2025. Dan saya pikir setelah itu kami hanya akan melakukan tur – dan mungkin kami akan melakukan beberapa hal kolaboratif, tapi, katalog Coldplay sudah selesai," kata Martin.
Terdiri dari Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman dan Will Champion, Coldplay dibentuk di London, Inggris pada tahun 1996 dan telah merilis sembilan album sejak debut mereka, "Parachutes," pada tahun 2000.
Dalam waktu itu mereka telah memenangkan tujuh piala Grammy dan menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia.
Tiga bulan lalu, Coldplay memperpanjang kesepakatannya dengan Warner Music, seperti yang diungkapkan secara eksklusif oleh Variety. Band itu menandatangani kontrak jangka panjang baru dengan Parlophone dan Atlantic Records.
Sementara itu, rekaman terbaru grup adalah "Music of the Spheres", dirilis pada bulan Oktober tahun ini.
Martin membuat pengumuman selama acara radio prarekaman BBC, yang ia presentasikan bersama dengan pembawa acara Inggris Jo Whiley.
“Akankah tiba saatnya Coldplay berhenti?” Whiley bertanya pada Martin.
"Yah, aku tahu -- aku bisa memberitahumu," jawabnya terbata-bata. "Saya pikir kami memiliki tiga lagi rekaman, dan (rekaman) terakhir kami akan keluar tepat pada akhir tahun 2025. Dan saya pikir setelah itu kami hanya akan melakukan tur – dan mungkin kami akan melakukan beberapa hal kolaboratif, tapi, katalog Coldplay sudah selesai," kata Martin.
Terdiri dari Chris Martin, Jonny Buckland, Guy Berryman dan Will Champion, Coldplay dibentuk di London, Inggris pada tahun 1996 dan telah merilis sembilan album sejak debut mereka, "Parachutes," pada tahun 2000.
Dalam waktu itu mereka telah memenangkan tujuh piala Grammy dan menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia.
Tiga bulan lalu, Coldplay memperpanjang kesepakatannya dengan Warner Music, seperti yang diungkapkan secara eksklusif oleh Variety. Band itu menandatangani kontrak jangka panjang baru dengan Parlophone dan Atlantic Records.
Sementara itu, rekaman terbaru grup adalah "Music of the Spheres", dirilis pada bulan Oktober tahun ini.
Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gilberto hadapi Billam-Smith untuk pertahankan gelar penjelajah WBA
14 November 2024 10:56 WIB, 2024
Aktor Chris Hemsworth hingga Christian Bale soal film "Thor: Love and Thunder"
29 June 2022 9:43 WIB, 2022
Terpopuler - Sinema & Musik
Lihat Juga
Virgoun isi OST Film 'Senin Harga Naik', curahkan perasaan orang tua lewat lagu
03 March 2026 19:21 WIB
Film "Ghost in the Cell" dapat sambutan penonton di ajang Berlin Festival
17 February 2026 15:49 WIB
Rayakan 37 tahun berkarya, KLa Project buka Konser 'Lux Nova' dengan lagu Tinggal Sehari
08 February 2026 6:28 WIB
Film Penerbangan Terakhir ungkap soal gengsi bisa menjadi "penjara" yang sangat menyiksa
17 January 2026 16:24 WIB