Baturaja (ANTARA) - Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) untuk mempermudah pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial dalam bentuk sembako.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Miskin Dinas Sosial Ogan Komering Ulu (OKU) M Kholik di Baturaja, Kamis, mengatakan ribuan warga yang menerima KKS itu merupakan masyarakat yang terdata dalam penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kemensos.

Dia mengatakan untuk OKU tercatat lebih dari tujuh ribu KPM tersebar di 13 kecamatan yang menerima kartu tersebut yang disalurkan secara bertahap oleh Bank Mandiri Cabang Baturaja bersama Dinas Sosial setempat.

"Sebagian besar KPM sudah menerima KKS, tinggal di tiga kecamatan meliputi Baturaja Barat, Sosoh Buay Rayap dan Lengkiti. Untuk penyaluran kali ini difokuskan untuk warga kurang mampu di Kecamatan Lubuk Batang," katanya.

Untuk Kecamatan Lubuk Batang, kata dia, Kemensos menerbitkan data sebanyak 807 KPM yang tersebar di 15 desa sebagai penerima kartu KKS.

"Penyaluran penerima kartu ini sudah melalui proses pendataan dan verifikasi ketat oleh Kemensos, termasuk KPM yang terdata namun telah meninggal dunia kartunya akan dikembalikan ke Bank Mandiri," katanya.

Dia menjelaskan KKS adalah program pemerintah pusat dalam menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat miskin guna meringankan kebutuhan sehari-hari.

Program ini diberikan kepada penerima manfaat untuk mengakses bahan pangan melalui Kartu Keluarga Sejahtera sebagai instrumen pembayaran yang memiliki fitur tabungan atau uang elektronik yang dapat digunakan sebagai media penyaluran bantuan sosial.

"Besaran bantuan yang diterima setiap KPM yaitu Rp200.000 per bulan dan saat ini bansos sudah mulai disalurkan kepada pemegang kartu tersebut," katanya.

Para penerima KKS dapat mencairkan dana bantuan dalam bentuk sembako sesuai kebutuhan di e-Warong yang telah ditunjuk oleh pihak Bank Mandiri dengan membawa kartu tersebut.

"Bantuan tersebut tidak dapat diambil tunai hanya dapat ditukarkan dengan bahan pangan seperti sembako di e-Warong," ujarnya.


Pewarta : Edo Purmana
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024