Google tutup studio pengembangan internal game Stadia
Selasa, 2 Februari 2021 11:48 WIB
Ilustrasi Google (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Google akan menghentikan pengembangan internal game untuk Stadia, membuat layanan streaming game berbasis cloud itu sepenuhnya bergantung pada game dari pengembang dan penerbit lain.
Stadia diluncurkan pada 2019 bersamaan dengan unit pengembangan game internal yang diharapkan bisa membuat game untuk platform tersebut.
Google mengatakan akan menutup unit tersebut karena tingginya biaya yang dikucurkan dalam pengembangan game yang menarik pengguna.
"Membuat game terbaik di kelasnya dari awal membutuhkan waktu bertahun-tahun dan investasi yang signifikan, dan biayanya naik secara eksponensial," kata wakil presiden dan manajer umum Google Stadia, Phil Harrison, dikutip dari Reuters, Selasa.
Harrison juga mengatakan bahwa Jade Raymond, kepala Stadia Games and Entertainment Google, akan meninggalkan perusahaan untuk mengejar peluang lain.
Stadia mengalami lonjakan pengguna tahun lalu setelah raksasa teknologi itu memberikan dua bulan akses gratis ke versi premiumnya bagi para gamer yang tetap berada di rumah karena pandemi COVID-19.
Stadia diluncurkan pada 2019 bersamaan dengan unit pengembangan game internal yang diharapkan bisa membuat game untuk platform tersebut.
Google mengatakan akan menutup unit tersebut karena tingginya biaya yang dikucurkan dalam pengembangan game yang menarik pengguna.
"Membuat game terbaik di kelasnya dari awal membutuhkan waktu bertahun-tahun dan investasi yang signifikan, dan biayanya naik secara eksponensial," kata wakil presiden dan manajer umum Google Stadia, Phil Harrison, dikutip dari Reuters, Selasa.
Harrison juga mengatakan bahwa Jade Raymond, kepala Stadia Games and Entertainment Google, akan meninggalkan perusahaan untuk mengejar peluang lain.
Stadia mengalami lonjakan pengguna tahun lalu setelah raksasa teknologi itu memberikan dua bulan akses gratis ke versi premiumnya bagi para gamer yang tetap berada di rumah karena pandemi COVID-19.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Google Cloud luncurkan Gemini Enterprise Agent Platform, dorong era AI mandiri
23 April 2026 6:47 WIB
Menkomdigi tunggu respons TikTok, Roblox, dan Google terkait PP Tunas hingga Selasa
13 April 2026 19:50 WIB
26 sekolah di Kabupaten OKU Timur terpilih jadi kandidat Sekolah Rujukan Google
18 November 2025 10:42 WIB
Nadiem segera naik status ke penyidikan, KPK masih kumpulkan bukti terkait korupsi Google Cloud
07 August 2025 6:56 WIB, 2025
KPK pastikan minta keterangan Nadiem terkait penyelidikan Google Cloud
01 August 2025 16:36 WIB, 2025
Google Cloud soroti kemajuan pelanggan di Asia Tenggara pada Next 2025
11 April 2025 14:25 WIB, 2025