Tembok Besar Palsu Rp216 miliar picu perdebatan
Kamis, 10 September 2020 13:13 WIB
"Tembok Besar Palsu" di Nanchang, Provinsi Jiangxi, China. (ANTARA/HO-GT)
Jakarta (ANTARA) - Replika Tembok Besar di Taman Ekologi Xixiaguaishiling, Kota Nanchang, yang dibangun dengan biaya sebesar 100 juta yuan atau sekitar Rp216,5 miliar memicu perdebatan sengit antarwarganet di China.
"Tembok Besar Palsu" seperti nama yang disematkan para wisatawan, situs tiruan di Ibu Kota Provinsi Jiangxi tersebut berupa jalan setapak yang membentang sepanjang 4 kilometer di atas perbukitan dengan dilengkapi menara pengawas persis seperti aslinya di Beijing.
"Membuang-buang uang saja untuk benda tiruan buruk itu. Kita sudah punya Tembok Besar," demikian komentar seorang warganet yang menamakan dirinya, Niu, Rabu.
"Berapa Tembok Besar di pelosok negeri ini yang benar-benar peninggalan purbakala? Apakah kalian tahu Tembok Besar di China itulah sejarah yang sebenarnya? Apa yang ada di Nanchang memudahkan masyarakat setempat merasakan pengalaman Tembok Besar tanpa harus meninggalkan kotanya," timpal Xiaolizi, warganet lainnya.
Bahkan beberapa netizen lainnya mengkhawatirkan pembangunan replika tersebut merusak ekologi.
"Ini akan merusak ekologi dan berdampak pada satwa liar di sekitarnya," komentar netizen Chaishenjie.
"Tembok Besar Palsu" itu dibangun untuk mencegah kebakaran hutan, demikian Yu selaku penanggung jawab pemasaran objek wisata tersebut.
"Sekitar 70 persen area hutan. Untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan, kami putuskan membangun pagar pembatas kebakaran hutan itu menyerupai Tembok Besar," kata Yu dikutip media resmi setempat.
Ia menyebutkan pembangunan "Tembok Besar Palsu" dimulai pada 2013 dan rampung pada 2018 dengan menghabiskan biaya 100 juta yuan.
"Kami tidak pernah mempromosikan bangunan ini sebagai Tembok Besar. Nama itu keluar dari mulut para wisatawan. Sebagian besar wisatawan tertarik karena mereka sangat menikmatinya tanpa harus ke Beijing," ujar Yu.
Memang Tembok Besar di Beijing selalu dipadati pengunjung sehingga sebagian besar merasa kurang nyaman menyusuri peninggalan bersejarah tersebut.
"Tembok Besar Palsu" seperti nama yang disematkan para wisatawan, situs tiruan di Ibu Kota Provinsi Jiangxi tersebut berupa jalan setapak yang membentang sepanjang 4 kilometer di atas perbukitan dengan dilengkapi menara pengawas persis seperti aslinya di Beijing.
"Membuang-buang uang saja untuk benda tiruan buruk itu. Kita sudah punya Tembok Besar," demikian komentar seorang warganet yang menamakan dirinya, Niu, Rabu.
"Berapa Tembok Besar di pelosok negeri ini yang benar-benar peninggalan purbakala? Apakah kalian tahu Tembok Besar di China itulah sejarah yang sebenarnya? Apa yang ada di Nanchang memudahkan masyarakat setempat merasakan pengalaman Tembok Besar tanpa harus meninggalkan kotanya," timpal Xiaolizi, warganet lainnya.
Bahkan beberapa netizen lainnya mengkhawatirkan pembangunan replika tersebut merusak ekologi.
"Ini akan merusak ekologi dan berdampak pada satwa liar di sekitarnya," komentar netizen Chaishenjie.
"Tembok Besar Palsu" itu dibangun untuk mencegah kebakaran hutan, demikian Yu selaku penanggung jawab pemasaran objek wisata tersebut.
"Sekitar 70 persen area hutan. Untuk memberikan kenyamanan kepada wisatawan, kami putuskan membangun pagar pembatas kebakaran hutan itu menyerupai Tembok Besar," kata Yu dikutip media resmi setempat.
Ia menyebutkan pembangunan "Tembok Besar Palsu" dimulai pada 2013 dan rampung pada 2018 dengan menghabiskan biaya 100 juta yuan.
"Kami tidak pernah mempromosikan bangunan ini sebagai Tembok Besar. Nama itu keluar dari mulut para wisatawan. Sebagian besar wisatawan tertarik karena mereka sangat menikmatinya tanpa harus ke Beijing," ujar Yu.
Memang Tembok Besar di Beijing selalu dipadati pengunjung sehingga sebagian besar merasa kurang nyaman menyusuri peninggalan bersejarah tersebut.
Pewarta : M. Irfan Ilmie
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Prakiraan cuaca Kota Palembang 8 Maret 2026: BMKG prediksi sebagan besar berawan
08 March 2026 8:09 WIB
Hasil Liga Inggris: Liverpool takluk 1-2 di markas Wolves, gagal tembus empat besar
04 March 2026 9:45 WIB
Hasil Liga Jerman: Stuttgart pesta gol ke gawang Wolfsburg, tembus empat besar
02 March 2026 4:07 WIB
Real Madrid 'comeback' di Bernabeu, depak Benfica dari Liga Champions dengan agregat 3-1
26 February 2026 6:26 WIB
Singkirkan Monaco dengan agregat 5-4, PSG melaju dramatis ke babak 16 besar
26 February 2026 6:21 WIB
Hasil Liga Champions: Bodo/Glimt singkirkan Inter Milan, Atletico dan Newcastle melaju
25 February 2026 6:23 WIB
Inter Milan usung misi 'comeback' lawan Bodoe/Glimt demi tiket 16 besar Liga Champions
23 February 2026 4:49 WIB
PSG kalahkan Monaco 3-2, hanya perlu hasil imbang ke16 besar Liga Champions
18 February 2026 6:19 WIB