Microsoft tertarik beli unit game Warner Bros
Selasa, 7 Juli 2020 10:37 WIB
Ilustrasi Microsoft (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Microsoft telah menyatakan ketertarikannya untuk membeli unit game Warner Bros, menurut dua sumber yang mengetahui masalah ini, The Information melaporkan, dikutip dari Reuters, Selasa.
Induk Warner Bros, AT&T, sedang mendiskusikan penjualan divisi game Interaktif Entertainment-nya yang memiliki video game populer "Mortal Kombat" untuk kesepakatan yang diperkirakan bernilai sekitar 4 miliar dolar AS.
Microsoft dan AT&T tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk komentar pada laporan tersebut.
Baca juga: Microsoft hubungkan aplikasi konferensi video Teams dan Skype
Baca juga: Mirip Zoom, Microsoft Teams akan tampilkan 49 orang dalam layar video call
Pada akhir Juni Microsoft menutup seluruh toko ritel fisiknya di seluruh dunia dan akan fokus pada pelayanan dan penjualan melalui platform digital setelah mempertimbangkan pengalaman selama pandemi COVID-19.
Microsoft mengatakan akan terus berinvestasi di etalase digitalnya di Microsoft.com, dan toko-toko di Xbox dan Windows, menjangkau lebih dari 1,2 miliar orang setiap bulan di 190 pasar.
Sebelumnya, Micorosot juga menutup layanan siaran langsung untuk game, Mixer, dan mengalihkan pengguna ke aplikasi game Facebook, Facebook Gaming, mulai 22 Juli.
Microsoft, yang konsol Xbox generasi terbarunya akan diluncurkan akhir tahun ini, mengatakan saat ini akan fokus pada pengembangan layanan streaming video game XCloud dan mengintegrasikannya dengan aplikasi game Facebook.
Baca juga: Microsoft siapkan Teams personal guna mengalahkan aplikasi telekonferensi lainnya
Baca juga: Microsoft PHK puluhan jurnalis yang tugasnya diambil alih kecerdasan buatan
Induk Warner Bros, AT&T, sedang mendiskusikan penjualan divisi game Interaktif Entertainment-nya yang memiliki video game populer "Mortal Kombat" untuk kesepakatan yang diperkirakan bernilai sekitar 4 miliar dolar AS.
Microsoft dan AT&T tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk komentar pada laporan tersebut.
Baca juga: Microsoft hubungkan aplikasi konferensi video Teams dan Skype
Baca juga: Mirip Zoom, Microsoft Teams akan tampilkan 49 orang dalam layar video call
Pada akhir Juni Microsoft menutup seluruh toko ritel fisiknya di seluruh dunia dan akan fokus pada pelayanan dan penjualan melalui platform digital setelah mempertimbangkan pengalaman selama pandemi COVID-19.
Microsoft mengatakan akan terus berinvestasi di etalase digitalnya di Microsoft.com, dan toko-toko di Xbox dan Windows, menjangkau lebih dari 1,2 miliar orang setiap bulan di 190 pasar.
Sebelumnya, Micorosot juga menutup layanan siaran langsung untuk game, Mixer, dan mengalihkan pengguna ke aplikasi game Facebook, Facebook Gaming, mulai 22 Juli.
Microsoft, yang konsol Xbox generasi terbarunya akan diluncurkan akhir tahun ini, mengatakan saat ini akan fokus pada pengembangan layanan streaming video game XCloud dan mengintegrasikannya dengan aplikasi game Facebook.
Baca juga: Microsoft siapkan Teams personal guna mengalahkan aplikasi telekonferensi lainnya
Baca juga: Microsoft PHK puluhan jurnalis yang tugasnya diambil alih kecerdasan buatan
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bisa jalankan game PC dan console, apa iPhone 15 cocok untuk gamers?
14 September 2023 11:56 WIB, 2023
Konsol gaming portabel ROG Ally rilis di Indonesia, harganya Rp10 jutaan
22 June 2023 16:37 WIB, 2023
Review ASUS ROG 5s Pro, masihkah jadi ponsel "gaming" super tahun ini?
24 February 2022 12:46 WIB, 2022
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB