Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo mengecek kondisi keamanan enam kabupaten melalui sambungan "video conference" pada peringatan ke-74 Hari Bhayangkara.

"Selamat pagi sekali lagi saya ingin mengucapkan jajaran keluarga besar kepolisian RI sekali lagi selamat hari Bhayangkara ke-74. Saya ingin ke Kapolres Sabang, Polda Aceh, aman semuanya?" tanya Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Rabu.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut dalam peringatan ke-74 Hari Bhayangkara. Hadir dalam acara tersebut antara lain Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, para penerima tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya serta undangan terbatas lainnya.

Upacara tersebut juga disaksikan melalui sambungan "video conference" oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin, menteri Kabinet Indonesia Maju, serta 34 Polda dan 493 Polres.

"Siap Pak," jawab Kapolres Sabang AKBP Muhammadun

"Sabang masih musim hujan atau sudah masuk kemarau?" tanya Presiden.

"Siap, masuk musim kemarau," jawab Muhammadun.

"Ada kebakaran di Sabang?" tanya Presiden

"Tolong dijaga kepada seluruh jajaran Polda, Polres, urusan kebakaran jangan dilupakan karena ini kita sudah masuk ke musim kemarau terutama penegakan hukumnya lakukan secara tegas. Makasih Pak Kapolres, Pak Kapolda," kata Presiden.

"Ini Polres Pulang Pisau," kata Presiden.

"Siap Bapak Presiden," jawab Kapolres Pulang Pisau, AKBP Yuniar Ariefianto.

"Ooh ini ada bupati, ada dandim dan lain-lainnya di Polres Pulang Pisau, sudah masuk kemarau juga? Hati-hati Pulang Pisau kebakaran, ada?" tanya Presiden.

"Siap bapak Presiden, sampai masih 'zero' kebakaran dan kami persiapkan untuk rencana 'food estate'," jawab Yuniar.

"Pertahankan agar betul-betul tidak ada kebakaran pada hari-hari dan bulan-bulan selanjutnya karena Pulang Pisau dulu sering langganan kebakaran, tapi saya tahu dengan tanggung jawab saudara-saudara kita harapkan tahun ini dan ke depan tidak ada kebakaran lagi di kabupaten Pulang Pisau, terima kasih Pak Kapolres," kata Presiden.

"Siap kami antisipasi bapak Presiden, kebanggaan kami bicara dengan bapak Presiden, matur sembah nuwun, terima kasih," kata Yuniar.

"Polres kepulauan Talaud, tolong dilaporkan keamanan Kepulauan Talaud," perintah Presiden.

"Siap untuk keamanan wilayah Kepulauan Talaud 1x24 jam aman terkendali," jawab Kapolres Kepulauan Talaud AKBP Alam Kusuma S Irawan.

"Jangan hanya 1x24 jam, yang tahun ini 2020 Januari-Juni yang paling berat apa?" tanya Presiden.

"Siap, untuk kejadian, mayoritas konvensional, kasus penganiayaan," jawab Alam.

"Tidak ada aneh, yang menonjol?" tanya Presiden.

"Siap tidak ada Bapak Presiden, untuk COVID masih bisa kita kendalikan," jawab Alam.

"Untuk Polres Rotendao, sekarang di Rotendou masih hujan atau sudah kemarau?" tanya Presiden.

"Mohon izin melaporkan kabupaten Rotendao memasuki musim kemarau," jawab Kapolres Rote Ndao, AKBP Bambang Hari Wibowo.

"Keamanan di bulan Juni seperti apa?" tanya Presiden.

"Sekaligus kami laporkan keamanan wilayah hukum Rotendao tidak ada kasus yang menonjol dan tidak ada yang membahayakan bagi masyarakat kabupaten Rotendao," jawab Bambang.

"Sekarang Polres Gunung Kidul. Bagaimana situasi yang berkaitan dengan COVID-19 apa yang dibantu dan didukung polres untuk ibu bupati?" tanya Presiden.

"Siap alhamdulillah penanganan COVID-19 masih ada 4 pasien dirawat di RSUD Wonosari dan sudah banyak yang sembuh, dan kerja sama pemda Gunung Kidul, kami melibatkan anggota TNI dan Polri di lapangan mengedukasi masyarakat untuk mencegah COVID-19," jawab Kapolres Gunung Kidul, AKBP Agus Setiyawan

"Kalau 4 berarti sedikit, kalau Kapolres tahu jumlah pasien positif, ada 4, artinya ikut terjun ke lapangan. Terima kasih kapolres, bupati, dandim, ketua DPR, yang terakhir Polres Merauke," ungkap Presiden.

"Siap Bapak Presiden selamat pagi," sapa Kapolres Merauke, AKBP Agustinus Ary Purwanto.

"Selamat pagi Pak Bupati, dandim, kajari, forkopinda semua aman di Merauke?" tanya Presiden.

"Siap izin melaporkan situasi Merauke aman terkendali sebagai evaluasi 3 bulan terakhir semasa pandemi kriminalitas menurun 30 persen, sedangkan untuk penanganan COVID-19 Kabupaten Merauke mulai 22 Maret sampai saat ini ada 16 kasus COVID-19 alhamdulillah Puji Tuhan semua sudah sembuh artinya sudah 0 pasien COVID-19," jawab Agustinus.

"Terima kasih ada penanganan yang cepat, sehingga ada 16 yang positif tapi diselesaikan dengan baik dan kita harapkan tidak ada lagi COVID-19 di Merauke terima kasih semuanya," ungkap Presiden.


 

Pewarta : Desca Lidya Natalia
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2024