Iannone dilarang membalap 18 bulan karena doping
Kamis, 2 April 2020 9:56 WIB
Pebalap tim Aprilia Andrea Iannone menjalani sesi latihan di Grand Prix Inggris, Sirkuit Silverstone. (23/8/2020) Reuters/David Klein
Jakarta (ANTARA) - Pebalap asal Italia Andrea Iannone para Rabu dijatuhi larangan ikut balapan selama 18 bulan setelah gagal lolos tes doping November tahun lalu.
Federasi balap motor internasional FIM lewat pernyataan resminya mengungkapkan pebalap tim Aprilia itu terbukti positif menggunakan zat terlarang steroid Drostanolone ketika Grand Prix Malaysia di Sepang.
Larangan balapan itu akan berlaku hingga 16 Juni tahun depan, demikian Reuters pada Rabu.
Iannone, yang kontraknya selesai dengan Aprilia akhir tahun ini, juga didiskualifikasi dari hasil balapan di Malaysia dan Valencia.
Sang pebalap bisa mengajukan banding di Pengadilan Arbitrasi Olah Raga.
Sebelum kasus Iannone, terakhir kali kasus doping mencuat di paddock grand prix yaitu pada 2012 ketika pebalap Moto2 Anthony West kedapatan positif menggunakan methylhexanamine.
Federasi balap motor internasional FIM lewat pernyataan resminya mengungkapkan pebalap tim Aprilia itu terbukti positif menggunakan zat terlarang steroid Drostanolone ketika Grand Prix Malaysia di Sepang.
Larangan balapan itu akan berlaku hingga 16 Juni tahun depan, demikian Reuters pada Rabu.
Iannone, yang kontraknya selesai dengan Aprilia akhir tahun ini, juga didiskualifikasi dari hasil balapan di Malaysia dan Valencia.
Sang pebalap bisa mengajukan banding di Pengadilan Arbitrasi Olah Raga.
Sebelum kasus Iannone, terakhir kali kasus doping mencuat di paddock grand prix yaitu pada 2012 ketika pebalap Moto2 Anthony West kedapatan positif menggunakan methylhexanamine.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dovizioso meyakini Marquez mampu juarai MotoGP meski belum fit 100 persen
09 April 2022 6:43 WIB, 2022