Desainer Indonesia Hian Tjen produksi puluhan APD
Rabu, 1 April 2020 13:54 WIB
APD produksi Hian Tjen (Instagram/@hiantjen)
Jakarta (ANTARA) - Pandemi virus corona baru , COVID-19 tak melulu soal kesengsaraan. Di baliknya, ada empati yang terajut untuk mengulurkan tangan membantu sesama.
Desainer Hian Tjen mempelopori menjahit Alat Pelindung Diri (APD) berupa jubah medis, medical gown, yang disumbangkan lewat lembaga swadaya masyarakat Project Indonesia untuk disalurkan kepada para petugas medis di seluruh Indonesia.
"Ini kita bantu sebisa kita. Sebagai warga negara itu kewajiban kita. Kita bisanya menjahit ya kita kasih itu saja," kata Hian Tjen saat dihubungi ANTARA di Jakarta pada Rabu.
Berkali-kali menegaskan pada ANTARA agar aksinya itu tidak dibesar-besarkan, Hian Tjen mengaku menggandeng sejumlah desainer Tanah Air untuk ikut bergabung dalam proyek sosial dia tersebut.
"Kita mulai produksi tanggal 26. Karyawan tanggal 25 kan sudah diliburin semua, jadi saya menghubungi sejumlah penjahit di Jakarta yang masih bersedia menjahit. Kita bikin APD semampunya. Kalau sehari mampu 30 buah yasudah itu," kata dia mengatakan bahwa rekan-rekan desainer banyak yang membantu berdonasi mulai dari bahan hingga uang.
Desainer yang namanya tenar saat membuat gaun pengatin Chelsea Olivia pada 2015 itu mengatakan akan terus membuat APD sampai pemerintah menyatakan keadaan kondusif.
"Cuma ini saja yang kita bisa lakukan, kami cuma bikin yang melakukan distribusi dan verifikasi Project Indonesia mengingat banyak sekali penipuan, yang tidak butuh APD mengaku-aku butuh," kata pria lulusan Esmod Jakarta pada 2003 tersebut.
Desainer Hian Tjen mempelopori menjahit Alat Pelindung Diri (APD) berupa jubah medis, medical gown, yang disumbangkan lewat lembaga swadaya masyarakat Project Indonesia untuk disalurkan kepada para petugas medis di seluruh Indonesia.
"Ini kita bantu sebisa kita. Sebagai warga negara itu kewajiban kita. Kita bisanya menjahit ya kita kasih itu saja," kata Hian Tjen saat dihubungi ANTARA di Jakarta pada Rabu.
Berkali-kali menegaskan pada ANTARA agar aksinya itu tidak dibesar-besarkan, Hian Tjen mengaku menggandeng sejumlah desainer Tanah Air untuk ikut bergabung dalam proyek sosial dia tersebut.
"Kita mulai produksi tanggal 26. Karyawan tanggal 25 kan sudah diliburin semua, jadi saya menghubungi sejumlah penjahit di Jakarta yang masih bersedia menjahit. Kita bikin APD semampunya. Kalau sehari mampu 30 buah yasudah itu," kata dia mengatakan bahwa rekan-rekan desainer banyak yang membantu berdonasi mulai dari bahan hingga uang.
Desainer yang namanya tenar saat membuat gaun pengatin Chelsea Olivia pada 2015 itu mengatakan akan terus membuat APD sampai pemerintah menyatakan keadaan kondusif.
"Cuma ini saja yang kita bisa lakukan, kami cuma bikin yang melakukan distribusi dan verifikasi Project Indonesia mengingat banyak sekali penipuan, yang tidak butuh APD mengaku-aku butuh," kata pria lulusan Esmod Jakarta pada 2003 tersebut.
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Duo petenis Indonesia Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi raih gelar ganda Chennai Open 2025
03 November 2025 7:37 WIB
Petenis Indonesia Janice Tjen siap rebut tiket babak utama WTA 1000 China Open
23 September 2025 10:08 WIB
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Sebanyak 17 penumpang longboat selamat, kapal mati mesin di Perairan Maluku Tenggara
27 January 2026 7:34 WIB