Cap Go Meh eratkan persatuan dan kesatuan
Minggu, 9 Februari 2020 11:20 WIB
Cap Go Meh di Parittiga juga diisi dengan bakti sosial. ANTARA/Donatus DP
Mentok, Babel (ANTARA) - Bupati Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Markus mengatakan peringatan Cap Go Meh merupakan sarana untuk mempererat semangat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Di daerah ini keberagaman sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan sampai saat ini tidak pernah ada permasalahan, dan keberagaman itu merupakan keunikan kita," kata Bupati Markus di Mentok, Minggu.
Ia berharap persatuan dan kesatuan bangsa terus terjalin demi keutuhan NKRI dan terejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat dengan saling menghargai perbedaan yang ada.
Hal ini dikatakan Markus terkait peringatan "Cap Go Meh" atau hari ke-15 terakhir masa perayaan Imlek yang diperingati warga keturunan Tionghoa dengan penuh suka cita.
Menurut dia, Cap Go Meh merupakan salah satu hari raya bagi warga Tionghoa dan akan terus dijaga kelestariannya sebagai salah satu identitas budaya masyarakat setempat.
"Ke depan kegiatan cara seperti ini dapat dipertahankan, dikembangkan, dan ditingkatkan sebagai bentuk keragaman di Bumi Sejiran Setason ini," katanya.
Perayaan Cap Go Meh di daerah itu berlangsung di sejumlah kelenteng dengan cukup meriah, selain menggelar kegiatan kesenian, panitia juga menggelar bakti sosial dengan membagikan bantuan bahan pangan kepada warga kurang mampu.
"Tidak pernah ada masalah dengan perbedaan, satu sama lain saling menghormati itulah keunikkan daerah kita," ujarnya.
Perayaan Cap Go Meh berlangsung di beberapa lokasi, antara lain di Kelenteng Puput Parittiga yang diisi dengan perarakan thaipakkung dan gelar kesenian, antara lain barongsai, liong, tanjidor dan bazar kuliner Tionghoa Bangka.
Selain di Puput, Kelenteng Pelangas juga menggelar kegiatan serupa dengan diisi kegiatan prosesi gotong thaipakkung, pawai lampion dan atraksi barongsai.
"Di daerah ini keberagaman sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan sampai saat ini tidak pernah ada permasalahan, dan keberagaman itu merupakan keunikan kita," kata Bupati Markus di Mentok, Minggu.
Ia berharap persatuan dan kesatuan bangsa terus terjalin demi keutuhan NKRI dan terejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat dengan saling menghargai perbedaan yang ada.
Hal ini dikatakan Markus terkait peringatan "Cap Go Meh" atau hari ke-15 terakhir masa perayaan Imlek yang diperingati warga keturunan Tionghoa dengan penuh suka cita.
Menurut dia, Cap Go Meh merupakan salah satu hari raya bagi warga Tionghoa dan akan terus dijaga kelestariannya sebagai salah satu identitas budaya masyarakat setempat.
"Ke depan kegiatan cara seperti ini dapat dipertahankan, dikembangkan, dan ditingkatkan sebagai bentuk keragaman di Bumi Sejiran Setason ini," katanya.
Perayaan Cap Go Meh di daerah itu berlangsung di sejumlah kelenteng dengan cukup meriah, selain menggelar kegiatan kesenian, panitia juga menggelar bakti sosial dengan membagikan bantuan bahan pangan kepada warga kurang mampu.
"Tidak pernah ada masalah dengan perbedaan, satu sama lain saling menghormati itulah keunikkan daerah kita," ujarnya.
Perayaan Cap Go Meh berlangsung di beberapa lokasi, antara lain di Kelenteng Puput Parittiga yang diisi dengan perarakan thaipakkung dan gelar kesenian, antara lain barongsai, liong, tanjidor dan bazar kuliner Tionghoa Bangka.
Selain di Puput, Kelenteng Pelangas juga menggelar kegiatan serupa dengan diisi kegiatan prosesi gotong thaipakkung, pawai lampion dan atraksi barongsai.
Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Ujang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Panitia Cap Go Meh buat jembatan ponton untuk akses ke Pulau Kemaro
07 February 2025 14:12 WIB, 2025
Hari Jumat, pengunjung perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro tetap membludak
23 February 2024 18:48 WIB, 2024
Polrestabes Palembang kerahkan ratusan personel kawal momen Cap Go Meh
04 February 2023 13:13 WIB, 2023
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Daftar wilayah banjir Jakarta Minggu ini: Pela Mampang jadi titik terdalam hingga 150 cm
08 March 2026 8:13 WIB
Banjir terjang 5 kecamatan di Kabupaten Tangerang, ketinggian air capai 1,5 meter
08 March 2026 7:22 WIB
Tim SAR gabungan selamatkan empat awak KLM Putra Kelana yang bocor di Natuna
06 March 2026 11:12 WIB