Menteri Edhy : KKP siap perangi stunting
Selasa, 5 November 2019 8:53 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam acara kampanye Gemarikan di Palembang, Sumatera Selatan, Senin (4/11/2019). ANTARA/HO KKP
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) siap bersinergi bersama pihak lainn yang terkait dalam memerangi stunting di Tanah Air.
"Pak Wapres dalam rapat terbatas dengan jajaran menyampaikan untuk melawan stunting. Kementerian Kelautan dan Perikanan siap bersama-sama memerangi stunting ini," kata Edhy Prabowo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.
Menurut Edhy Prabowo, untuk program jangka pendek yang sederhana dalam mengatasi fenomena stunting adalah dengan membagi-bagi ikan melalui bantuan ibu-ibu PKK dalam kampanye KKP terkait Gemarikan atau gemar makan ikan.
Sedangkan untuk program jangka panjang, masih menurut dia, adalah dengan menggiatkan usaha budidaya ikan dalam rangka meningkatkan hasil produksi ikan.
Ikan merupakan salah satu sumber protein tinggi yang bermanfaat dalam mengatasi stunting pada anak.
Sebagaimana diwartakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (4/11).
Dalam kunjungannya tersebut, Menteri Edhy menghadiri rangkaian acara menjelang peringatan Hari Nusantara XIX yang juga menggelar kampanye Gemarikan.
Selain itu, sebagai bentuk komitmen peningkatan konsumsi ikan, juga dilakukan pelantikan dan pengukuhan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Sumsel.
Sementara itu, terkait Forikan, Menteri Edhy mengatakan, Forikan memang sengaja dibentuk dalam rangka menjawab permasalahan bangsa yaitu perang melawan stunting atau hambatan pertumbuhan.
Hambatan yang dimaksud, lanjutnya, bukan hanya hambatan pertumbuhan badan, tetapi juga hambatan pertumbuhan kecerdasan otak akibat kekurangan asupan gizi dan omega 3 yang bisa diperoleh dari ikan.
"Pak Wapres dalam rapat terbatas dengan jajaran menyampaikan untuk melawan stunting. Kementerian Kelautan dan Perikanan siap bersama-sama memerangi stunting ini," kata Edhy Prabowo dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa.
Menurut Edhy Prabowo, untuk program jangka pendek yang sederhana dalam mengatasi fenomena stunting adalah dengan membagi-bagi ikan melalui bantuan ibu-ibu PKK dalam kampanye KKP terkait Gemarikan atau gemar makan ikan.
Sedangkan untuk program jangka panjang, masih menurut dia, adalah dengan menggiatkan usaha budidaya ikan dalam rangka meningkatkan hasil produksi ikan.
Ikan merupakan salah satu sumber protein tinggi yang bermanfaat dalam mengatasi stunting pada anak.
Sebagaimana diwartakan, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo melakukan kunjungan kerja ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (4/11).
Dalam kunjungannya tersebut, Menteri Edhy menghadiri rangkaian acara menjelang peringatan Hari Nusantara XIX yang juga menggelar kampanye Gemarikan.
Selain itu, sebagai bentuk komitmen peningkatan konsumsi ikan, juga dilakukan pelantikan dan pengukuhan pengurus Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Sumsel.
Sementara itu, terkait Forikan, Menteri Edhy mengatakan, Forikan memang sengaja dibentuk dalam rangka menjawab permasalahan bangsa yaitu perang melawan stunting atau hambatan pertumbuhan.
Hambatan yang dimaksud, lanjutnya, bukan hanya hambatan pertumbuhan badan, tetapi juga hambatan pertumbuhan kecerdasan otak akibat kekurangan asupan gizi dan omega 3 yang bisa diperoleh dari ikan.
Pewarta : M Razi Rahman
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pakar: Pengurangan vonis eks Menteri KKP Edhy Prabowo jadi preseden buruk MA
15 February 2023 12:50 WIB, 2023
Pakar Hukum pertanyakan rekam jejak Gazalba Saleh terkait Edhy Prabowo
15 February 2023 12:19 WIB, 2023
KPK singgung hakikat pemberantasan korupsi soal hukuman Edhy dikurangi
10 March 2022 12:56 WIB, 2022
Hakim banding nilai vonis Edhy Prabowo tak cerminkan keadilan, vonis lebih berat
11 November 2021 23:13 WIB, 2021
KPK hormati vonis 5 tahun penjara terhadap Mantan Menteri KKP Edhy Prabowo
16 July 2021 14:40 WIB, 2021