Pemerintah segera benahi jaringan telekomunikasi pada 4.000 desa
Sabtu, 31 Agustus 2019 9:03 WIB
Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Rudiantara didampingj Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid
Nunukan (ANTARA) - Dalam waktu dekat pemerintah akan segera membenahi jaringan telekomunikasi pada 4.000 desa yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi seluler di Indonesia.
Hanya saja memang tidak semua desa dalam setiap kecamatan dapat disentuh jaringan telekomunikasi karena pertimbangan untung rugi bagi operator seluler untuk membangun jaringan, kata Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Rudiantara di Nunukan, Jumat (30/8) malam.
Mengenai penyediaan jaringan telekomunikasi menjadi ranah operator seluler sehingga tentunya memikirkan soal nilai jual.
Apabila di wilayah yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi populasi penduduknya kurang maka tentunya sulit dibangunkan tower seluler.
Menurut dia, bukan hanya di wilayah pedesaan atau perbatasan yang mengalami "blankspot" tetapi sejumlah daerah perkotaan pun masih ada.
Operator seluler memang lebih mengutamakan nilai jual atau untung ruginya daripada pertimbangan kebutuhan masyarakat di daerah itu.
"Kalau populasi penduduknya kurang maka tentunya operator seluler mempertimbangkan pembangunan jaringan selulernya," ujar Rudiantara.
Namun pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal telekomunikasi di wilayah blankspot dengan membenahi sistimnya pada 4.000 desa dalam waktu dekat ini.
Pembenahan sistem jaringan telekomunikasi ini akan bekerja sama dengan operator seluler selaku penyedia layanan.
Hanya saja memang tidak semua desa dalam setiap kecamatan dapat disentuh jaringan telekomunikasi karena pertimbangan untung rugi bagi operator seluler untuk membangun jaringan, kata Menteri Komunikasi dan Informasi RI, Rudiantara di Nunukan, Jumat (30/8) malam.
Mengenai penyediaan jaringan telekomunikasi menjadi ranah operator seluler sehingga tentunya memikirkan soal nilai jual.
Apabila di wilayah yang belum tersentuh jaringan telekomunikasi populasi penduduknya kurang maka tentunya sulit dibangunkan tower seluler.
Menurut dia, bukan hanya di wilayah pedesaan atau perbatasan yang mengalami "blankspot" tetapi sejumlah daerah perkotaan pun masih ada.
Operator seluler memang lebih mengutamakan nilai jual atau untung ruginya daripada pertimbangan kebutuhan masyarakat di daerah itu.
"Kalau populasi penduduknya kurang maka tentunya operator seluler mempertimbangkan pembangunan jaringan selulernya," ujar Rudiantara.
Namun pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal telekomunikasi di wilayah blankspot dengan membenahi sistimnya pada 4.000 desa dalam waktu dekat ini.
Pembenahan sistem jaringan telekomunikasi ini akan bekerja sama dengan operator seluler selaku penyedia layanan.
Pewarta : Rusman
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Menkominfo Rudiantara diangkat jadi komut PT Semen Indonesia, berikut nama-nama komisaris dan direksi baru
19 June 2020 22:25 WIB, 2020
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
PT Bumi Andalas Permai dukung budidaya kepiting bakau di Desa Sungai Batang OKI
12 February 2026 14:15 WIB
KAI Palembang catat 29.253 tiket Lebaran 2026 terjual, 50 persen dari kapasitas
10 February 2026 19:44 WIB