Gregoria anggap kebugaran lawannya kurang optimal
Selasa, 20 Agustus 2019 18:06 WIB
Arsip - Pebulu tangkis Indonesia Gregoria Mariska Tunjung bersiap melakukan servis ke arah pebulu tangkis Thailand Pornpawee Chochuwong dalam babak pertama tunggal putri Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, kompleks GBK, Jakarta, Selasa (16/7/2019). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww
Basel, Swiss (ANTARA) - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariksa Tunjung enggan bersikap jemawa menanggapi kemenangannya atas Busanan Ongbamrungphan dalam putaran kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis BWF, sebab ia menganggap kondisi kebugaran lawannya itu kurang optimal.
Gregoria menang cukup mudah 21-14, 21-10 atas pemain Thailand itu dalam pertandingan yang berlangsung sekira 30 menit di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Selasa.
"Puji Tuhan mainnya sudah lumayan enak, karena memang sudah beberapa kali latihan di lapangan di sini," kata Gregoria ditemui selepas pertandingan.
"Tadi mungkin keadaan lawan rada kurang fit, pergerakananya kurang lepas, mungkin ada sedikit masalah di kakinya, karena kurang leluasa gitu geraknya," ujarnya menambahkan.
Busanan beberapa kali tampak tidak mampu mengejar kok hasil pukulan Gregoria sehingga membuahkan angka bagi pebulu tangkis Indonesia itu.
Kemenangan atas Busanan mengantarkan Gregoria bertemu pemain Thailand lainnya di babak 16 besar, antara unggulan ketujuh Ratchanok Intanon atau Nitchaon Jindapol yang belum bertanding.
Gregoria belum pernah menang dalam catatan lima pertemuan melawan Ratchanok, termasuk terakhir kali kalah 13-21, 21-19, 21-15 dari pebulu tangkis peringkat enam dunia itu dalam Indonesia Open 2019.
Sedangkan dengan Nitchaon Jindapol, Gregoria unggul 2-1 dalam rekor pertemuan mereka dengan pertemuan terakhir pada kejuaraan beregu putri Piala Uber 2018.
"Untuk Ratchanok kemarin di Indonesia Open ketemu, kalahnya tiga gim. Pinginnya sih besok main semaksimal mungkin, lebih bagus dari tadi. Ingin keluarkan permainan terbaik lawan dia," katanya.
"Kalau dengan Jindapol terakhir ketemu tahun lalu sudah lumayan lama, jadi habis ini mau liat dia mainnya gimana dulu, mungkin besok atau nanti malam baru tahu mau gimana, yang jelas harus fight sih," ujarnya.
Gregoria mengaku mempunyai target pribadi lolos ke babak delapan besar pada Kejuaraan Dunia. Ia akan mencapai target tersebut jika mampu mengalahkan lawannya pada putaran tiga.
Gregoria menang cukup mudah 21-14, 21-10 atas pemain Thailand itu dalam pertandingan yang berlangsung sekira 30 menit di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, Selasa.
"Puji Tuhan mainnya sudah lumayan enak, karena memang sudah beberapa kali latihan di lapangan di sini," kata Gregoria ditemui selepas pertandingan.
"Tadi mungkin keadaan lawan rada kurang fit, pergerakananya kurang lepas, mungkin ada sedikit masalah di kakinya, karena kurang leluasa gitu geraknya," ujarnya menambahkan.
Busanan beberapa kali tampak tidak mampu mengejar kok hasil pukulan Gregoria sehingga membuahkan angka bagi pebulu tangkis Indonesia itu.
Kemenangan atas Busanan mengantarkan Gregoria bertemu pemain Thailand lainnya di babak 16 besar, antara unggulan ketujuh Ratchanok Intanon atau Nitchaon Jindapol yang belum bertanding.
Gregoria belum pernah menang dalam catatan lima pertemuan melawan Ratchanok, termasuk terakhir kali kalah 13-21, 21-19, 21-15 dari pebulu tangkis peringkat enam dunia itu dalam Indonesia Open 2019.
Sedangkan dengan Nitchaon Jindapol, Gregoria unggul 2-1 dalam rekor pertemuan mereka dengan pertemuan terakhir pada kejuaraan beregu putri Piala Uber 2018.
"Untuk Ratchanok kemarin di Indonesia Open ketemu, kalahnya tiga gim. Pinginnya sih besok main semaksimal mungkin, lebih bagus dari tadi. Ingin keluarkan permainan terbaik lawan dia," katanya.
"Kalau dengan Jindapol terakhir ketemu tahun lalu sudah lumayan lama, jadi habis ini mau liat dia mainnya gimana dulu, mungkin besok atau nanti malam baru tahu mau gimana, yang jelas harus fight sih," ujarnya.
Gregoria mengaku mempunyai target pribadi lolos ke babak delapan besar pada Kejuaraan Dunia. Ia akan mencapai target tersebut jika mampu mengalahkan lawannya pada putaran tiga.
Pewarta : Fitri Supratiwi
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pengalaman Ester jadi pertimbangan gantikan Gregoria di Piala Sudirman
22 April 2025 11:17 WIB, 2025
Enam wakil tuan rumah siap tampil di perempat final Indonesia Masters
24 January 2025 12:07 WIB, 2025
BWF umumkan daftar pebulutangkis teratas WTF 2024, pemain Indonesia di urutan berapa ?
27 November 2024 11:12 WIB, 2024
Leo/Bagas, Gregoria, dan Rehan/Lisa awali perjuangandi Denmark Open 2024
15 October 2024 15:35 WIB, 2024
Jonatan Christie dan Gregoria berjuang rebut tiket final Arctic Open 2024
12 October 2024 10:29 WIB, 2024
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Dewa United tahan imbang Bhayangkara FC 2-2 pada pekan kedua Super League
11 September 2026 21:22 WIB
Liga Champions: Ferran Torres "hattrick", PSG libas Slovan Bratislava 6-1
10 September 2026 9:09 WIB
Mourinho puji performa Trent Alexander-Arnold pada posisi baru di Real Madrid
09 September 2026 15:03 WIB