Samsung jamin semua IMEI sudah terdaftar
Selasa, 23 Juli 2019 8:28 WIB
Ilustrasi (Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - Samsung Electronics Indonesia mendukung kebijakan pemerintah mengenai regulasi identitas perangkat seluler internasional (International Mobile Equipment Identity) dan memastikan nomor IMEI semua perangkat yang diproduksi di Indonesia sudah terdaftar.
"Mengenai kesiapan dan dukungan, Samsung telah mendaftarkan semua nomor IMEI dari perangkat yang diproduksi di Indonesia dan sepenuhnya tersertifikasi Postel dari Kominfo," kata Wakil Direktur Samsung Electronics Indonesia, KangHyun Lee, dalam keterangan resmi, Selasa.
Samsung Indonesia menilai kebijakan tentang IMEI itu akan menjadi instrumen yang membantu pemerintah mengawasi pasar ponsel pintar resmi.
Baca juga: Kebijakan blokir IMEI dikhawatirkan pengaruhi pariwisata Indonesia
Keuntungan regulasi tersebut bukan hanya untuk produsen, melainkan juga konsumen karena akan terlindungi dari kerugian membeli ponsel ilegal.
"Kami memahami kebijakan IMEI blocking yang diumumkan pemerintah baru-baru ini merupakan salah satu usaha pemerintah dalam melindungi pabrikan dalam negeri yang resmi," kata Lee.
Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Perdagangan akan menetapkan regulasi untuk memberantas ponsel ilegal dengan IMEI pada Agustus mendatang.
Regulasi itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan seluler serta meningkatkan potensi pajak pemerintah.
Baca juga: Rencana blokir IMEI, Ombudsman: jangan korbankan masyarakat
Baca juga: Pemberlakuan IMEI tunggu keputusan tiga menteri
Baca juga: Kominfo: Perintahkan operator berantas ponsel ilegal
"Mengenai kesiapan dan dukungan, Samsung telah mendaftarkan semua nomor IMEI dari perangkat yang diproduksi di Indonesia dan sepenuhnya tersertifikasi Postel dari Kominfo," kata Wakil Direktur Samsung Electronics Indonesia, KangHyun Lee, dalam keterangan resmi, Selasa.
Samsung Indonesia menilai kebijakan tentang IMEI itu akan menjadi instrumen yang membantu pemerintah mengawasi pasar ponsel pintar resmi.
Baca juga: Kebijakan blokir IMEI dikhawatirkan pengaruhi pariwisata Indonesia
Keuntungan regulasi tersebut bukan hanya untuk produsen, melainkan juga konsumen karena akan terlindungi dari kerugian membeli ponsel ilegal.
"Kami memahami kebijakan IMEI blocking yang diumumkan pemerintah baru-baru ini merupakan salah satu usaha pemerintah dalam melindungi pabrikan dalam negeri yang resmi," kata Lee.
Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta Kementerian Perdagangan akan menetapkan regulasi untuk memberantas ponsel ilegal dengan IMEI pada Agustus mendatang.
Regulasi itu bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan seluler serta meningkatkan potensi pajak pemerintah.
Baca juga: Rencana blokir IMEI, Ombudsman: jangan korbankan masyarakat
Baca juga: Pemberlakuan IMEI tunggu keputusan tiga menteri
Baca juga: Kominfo: Perintahkan operator berantas ponsel ilegal
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Aang Sabarudin
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sasar segmen anak muda, Samsung Galaxy S23 Series 5G resmi hadir di Blibli
01 March 2023 17:03 WIB, 2023
Review - Samsung Galaxy A03, ponsel murah berbaterai besar untuk pemula
26 February 2022 14:32 WIB, 2022
Terpopuler - Info Bisnis
Lihat Juga
Bank Sumsel Babel buka penawaran Sukuk Ritel SR025 berimbal hasil hingga 6,90 Persen
07 September 2026 12:36 WIB
Pusri pastikan stok dan penyaluran pupuk bersubsidi aman hadapi musim kemarau
24 August 2026 12:28 WIB