Yuki Fukushima/Sayaka Hirota pertahankan gelar Indonesia Open 2019
Minggu, 21 Juli 2019 22:35 WIB
Ganda putri Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota mempertahankan gelarnya di turnamen bulu tangkis Blibli Indonesia Open 2019 usai meredam rekan senegaranya Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi di final, Minggu. (Antaranews/Aditya E.S. Wicaksono)
Jakarta (ANTARA) - Ganda putri Jepang Yuki Fukushima/Sayaka Hirota sukses mempertahankan gelar turnamen bulu tangkis Blibli Indonesia Open 2019 usai pada final di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu meredam rekan senegaranya Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.
Fukushima/Hirota yang merupakan unggulan kedua pada turnamen level Super 1.000 itu menang dua gim ketat atas unggulan ketiga Jepang 21-16, 21-18 dalam waktu 51 menit.
Dalam delapan pertemuan terakhir mereka, Fukushima/Sayaka mengantongi lima kemenangan atas kompatriot senegaranya itu.
Gim pertama All Japan Final berlangsung cukup ketat menampilkan sejumlah reli panjang antara kedua ganda unggulan Jepang itu.
Terbawa permainan lawan, Matsutomo/Takahashi beberapa kali kehilangan pijakan ketika menyambut bola dropshot di depan net yang cukup merugikan mereka.
Kehilangan gim pertama, unggulan ketiga Jepang mencoba pendekatan dengan memperkuat pertahanannya di reli-reli panjang.
Kali ini Fukushima/Hirota terburu-buru dan kehilangan poin akibat pengembalian sejumlah bola yang gagal hingga tertinggal 9-11 di interval gim kedua.
Fukushima/Hirota tetap tenang dan menunjukkan kualitasnya sebagai ganda teratas Jepang untuk mengejar skor hingga 17 sama berkat kesalahan lawan.
Gim yang seharusnya milik Matsutomo/Takahashi menjadi anti klimaks ketika Fukushima/Hirota meraup tiga poin terakhir dengan mudah untuk naik ke podium pertama.
Fukushima/Hirota yang merupakan unggulan kedua pada turnamen level Super 1.000 itu menang dua gim ketat atas unggulan ketiga Jepang 21-16, 21-18 dalam waktu 51 menit.
Dalam delapan pertemuan terakhir mereka, Fukushima/Sayaka mengantongi lima kemenangan atas kompatriot senegaranya itu.
Gim pertama All Japan Final berlangsung cukup ketat menampilkan sejumlah reli panjang antara kedua ganda unggulan Jepang itu.
Terbawa permainan lawan, Matsutomo/Takahashi beberapa kali kehilangan pijakan ketika menyambut bola dropshot di depan net yang cukup merugikan mereka.
Kehilangan gim pertama, unggulan ketiga Jepang mencoba pendekatan dengan memperkuat pertahanannya di reli-reli panjang.
Kali ini Fukushima/Hirota terburu-buru dan kehilangan poin akibat pengembalian sejumlah bola yang gagal hingga tertinggal 9-11 di interval gim kedua.
Fukushima/Hirota tetap tenang dan menunjukkan kualitasnya sebagai ganda teratas Jepang untuk mengejar skor hingga 17 sama berkat kesalahan lawan.
Gim yang seharusnya milik Matsutomo/Takahashi menjadi anti klimaks ketika Fukushima/Hirota meraup tiga poin terakhir dengan mudah untuk naik ke podium pertama.
Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Indra Gultom
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Innalillahi, jumlah korban gempa Turki-Suriah salip Jepang tahun 2011
10 February 2023 11:44 WIB, 2023
Pasangan ganda putri Greysia/Apriyani tekuk juara dunia Fukushima/Hirota
27 July 2021 10:41 WIB, 2021
Menata harapan di kota kecil lansia pesisir Fukushima setelah tsunami
25 February 2020 6:06 WIB, 2020